Temuan Potongan Kaki Manusia di Jombang Tidak Berada dalam Wilayah Tol Jomo

Pengelola Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) membantah bahwa temuan potongan kaki manusia yang terjadi pada Senin

Temuan Potongan Kaki Manusia di Jombang Tidak Berada dalam Wilayah Tol Jomo
SURYA/SUTONO
Petugas Polres Jombang melakukan olah TKP atas temuan potongan kaki manusia di tepi ruas Tol Jomo, Jombang 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Pengelola Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) membantah bahwa temuan potongan kaki manusia yang terjadi pada Senin (17/6/2019) berada di ruas Tol Jomo.

Bantahan disampaikan Humas PT MHI Dela Rositta.

"Potongan kaki tersebut ditemukan di KM 670+200. Itu termasuk wilayah tol Ngawi - Kertosono. Bukan ruas Tol Jomo," kata Dela Rositta kepada surya.co.id, Rabu (19/6/2019).

Terpisah, Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto juga membenarkan potongan kaki manusia tersebut ditemukan bukan di ruas tol Jomo, melainkan di tol Jombang-Kertosono, yang merupakan wilayah atau ruas tol Ngawi-Kertosono.

"(Berada) di Jalan Raya Tol Jombang – Kertosono Desa Karang Dagangan Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang," kata Kapolres Fadli Widiyanto.

Potongan Kaki Manusia di Bahu Tol Jombang Diduga Milik Korban Kecelakaan

Pulang Kerja, Pria Tulungagung ini Mendapati Anaknya Dicabuli Lelaki Paruh Baya

Sudah Tampil Lepas, Andik Vermansah Mulai Move On dari Persebaya

Diketahui potongan kaki manusia ditemukan di bahu jalan Tol Kertosono-Jombang tepatnya di Dusun Tegalan, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Senin (17/6/2019). Potongan kaki ditemukan pekerja tol yang sedang memotong rumput.

Belakangan ketahuan potongan kaki manusia tersebut ternyata milik korban kecelakaan asal Ponorogo, yang tewas setelah tertabrak bus yang melintas di jalan bebas hambatan tersebut. Kecelakaan terjadi sekitar dua pekan lalu.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, kecelakaan bus terjadi Rabu (29/5/2019) lalu menjelang tengah malam.

Saat itu, melintas di jalan tol Kertosono-Jombang sebuah bus wisata PO Komodo nopol DK 7259 CA dari Surabaya menuju ke Madiun.

Tiba di KM 674+400 Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, bus yang dikemudikan Masjuri (58), warga Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali menabrak seorang pejalan kaki.
"Pejalan kaki itu berdiri di tengah jalan tol sehingga tertabrak oleh bus," kata Inggal kepada Surya.co.id, Selasa (18/6/2019).

Kecelakaan tersebut, lanjut Inggal, mengakibatkan korban tewas seketika. Pejalan kaki tersebut bernama Roji Nianto (32), warga Dusun/Desa Sendang, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Saat itu kaki kanan korban putus dan belum ditemukan.

"Korban meninggal di TKP karena lukanya yang serius. Saat itu, kaki sebelah kanan korban belum ditemukan," terangnya. Meskipun demikian, jenazah tetap diambil keluarganya dan dimakamkan di tempat asalnya.

"Jadi potongan kaki yang ditemukan ditemukan petugas pemotong rumput di bahu jalan tol kemarin itu, ya milik korban kecelakaan (Roji) yang meninggal dua pekan lalu," terang Inggal.(Sutono/Tribunjatim)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved