Anggota Muslimat NU di Kediri ini Dihabisi Dengan Linggis Kecil

Polisi telah meringkus Sugeng Riyadi Pelaku pembunuhan Binti Nafiah (38) anggota Muslimat NU warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten KedirI

(Surya/Didik Mashudi)
Kapolsek Pare AKP Mustakim memperlihatkan barang bukti linggis kecil yang dipakai menghabisi Binti Nafiah, anggota Muslimat NU, Jumat (21/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi telah meringkus Sugeng Riyadi (40) pelaku pembunuhan Binti Nafiah (38) anggota Muslimat NU warga Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Korban dihabisi pelaku dengan menggunakan linggis kecil.

Tersangka Sugeng Riyadi telah diamankan Unit Reskrim Polsek Pare setelah diringkus warga karena kepergok mencuri di Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Dari hasil pengusutan dan pengembangan petugas kemudian diperoleh pengakuan jika Sugeng Riyadi juga pelaku perampokan dan pembunuhan Binti Nafiah.

Kapolsek Pare AKP Mustakim menjelaskan, tersangka telah merencanakan untuk mencuri di toko milik Binti Nafiah. Pelaku yang asal Pare ini sudah lama berdomisili kos wilayah Kenjeran, Surabaya datang ke TKP pencurian naik ojek dari Mojoagung.

"Korban yang mengetahui ada pencuri masuk rumah kemudian berteriak dan melakukan perlawanan. Sehingga pelaku memukul kepala korban dengan linggis kecil," jelas AKP Mustakim saat rilis kasus pembunuhan Binti Nafiah di Mapolsek Pare kepada Tribunjatim.com, Jumat (21/6/2019).

Setelah Setahun Pembunuh Anggota Muslimat NU Kediri Terungkap

Ada Fenomena Embun Upas di Gunung Bromo, Masyarakat Diminta Siapkan Baju Hangat dan Obat-Obatan

Deddy Corbuzier Resmi Masuk Islam, Ini Sosok Gus Miftah yang Tuntun Deddy Ucapkan Kalimat Syahadat

Akibat pukulan linggis yang mengenai kepala bagian belakang hingga telinga sebelah kiri, korban mengalami pendarahan hebat hingga meninggal dunia di TKP. Bercak darah korban terlihat dari kasur tempat tidurnya.

Sementara anak bungsu korban Sirojul Munir (9) yang sempat menangis dan berteriak ketakutan kemudian diancam pelaku supaya tidur.

Usai menghabisi korban, pelaku kemudian mengambil sebuah dompet perempuan warna coklat berisi uang Rp 1.800.000. Setelah diambil uangnya, dompet dibuang di belakang rumah korban.

Pelaku juga mengambil sebuah dompet warna biru berisi gelang emas milik korban dan uang recehan sekitar Rp 5.000.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved