Pilpres 2019

Kesaksian Hairul Anas di Sidang MK Disebut Mahfud MD 'Mentah' dan Tidak Terkait Kecurangan

Kesaksian Hairul Anas di sidang MK disebut Mahfud MD 'mentah', tidak ada kaitannya dengan kecurangan.

Editor: Alga W
YouTube/tvOneNews
Hairul Anas, keponakan Mahfud MD 

Mahfud MD turut membeberkan kesaksian Hairul lainnya yang dinilai keliru.

Yakni soal aparatur negara yang dikerahkan untuk mengampanyekan program pemerintahan.

"Ketiga, menyebut-menyebut aparat. Aparat digunakan. Ya namanya aparat kan tugasnya mengkampanyekan program pemerintah, keberhasilan pemerintah. Itu sudah biasa saja."

"Tapi kan tidak curang. Artinya dari kesaksian yang disampaikan itu ya semuanya mentah, tidak ada kaitannya dengan kecurangan. Dan bukan kecurangan," tambahnya.

Mahfud MD di Kompas TV, Senin (20/5/2019). (Kompas TV)
Mahfud MD di Kompas TV, Senin (20/5/2019). (Kompas TV)

Sebut Keponakan Mahfud MD Bohong di Sidang MK, Moeldoko Beri Respon yang Buat Penonton Terpingkal

Bantahan Moeldoko

Moeldoko sendiri telah angkat bicara soal kesaksian Hairul Anas Suaidi di persidangan sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam keterangannya, Hairul Anas yang juga keponakan dari Mahfud MD ini mengungkapkan pernah mendapat materi dari Moeldoko yang menyatakan kecurangan bagian dari demokrasi.

Atas hal itu, Moeldoko menjelaskan pembekalan yang disampaikan dirinya lebih pada konteks untuk mengingatkan agar para saksi lebih waspada dalam melihat situasi.

VIRAL Video Diduga 2 Siswi SMP Ciuman saat Pesta Lem di Kamar, Tersebar di Facebook & WhatsApp

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Selasa (28/5/2019). (TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO)
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Selasa (28/5/2019). (TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO)

VIRAL Seserahan Fortuner di Pati, Kini Mobil Pengantin Malah Ditahan Polisi, Begini Kronologinya

"Konteksnya adalah saya selaku (wakil ketua) TKN memberikan pembekalan kepada para saksi. Intinya supaya para saksi lebih waspada, lebih hati-hati," ungkap Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Moeldoko yang juga Kepala Staf Kepresidenan itu menuturkan, ketika memberi pembekalan, dirinya menyampaikan dalam sebuah demokrasi yang mengedepankan kebebasan, apa saja bisa terjadi termasuk kecurangan.

Sehingga dia mengingatkan para saksi Jokowi-Ma'ruf Amin agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak meninggalkan TPS.

"Jadi ceritanya dalam sebuah demokrasi yang mengedepankan kebebasan, apa saja bisa terjadi. Termasuk juga kecurangan, bisa terjadi. Untuk itu kalian para saksi harus bekerja sungguh-sungguh, berikutnya kalian harus militan," kata Moeldoko.

"Jangan banyak meninggalkan tempat, bahkan yang pakai kacamata saya tegaskan, kalian yang menggunakan kaca mata maju ke depan agar sungguh sungguh memahami apa yang dikerjakan oleh para penghitung suara itu," imbuhnya lagi.

Galih Ginanjar Suami Siri Barbie Kumalasari Ungkap Aib Mantan Istrinya di Ranjang, Sebut Ikan Asin

Menurut Moeldoko, kesaksian Hairul Anas yang mengatakan bahwa kecurangan bagian dari demokrasi adalah 'ngawur'.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved