429 Pelajar Sekolah Khadijah Lulus, Gubernur Khofifah Minta Amalkan 4 Nilai Ahlussunnah wal Jamaah

186 siswa SMP Khadijah 1 Darmo, 56 siswa SMP Khadijah Wonokromo dan 187 siswa dari SMA Khadijah resmi diwisuda oleh Khofifah Indar Parawansa

429 Pelajar Sekolah Khadijah Lulus, Gubernur Khofifah Minta Amalkan 4 Nilai Ahlussunnah wal Jamaah
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah sekaligus Ketua Yayasan Sekolah Khadijah saat mewisuda para siswa siswi SMP dan SMA Khadijah di ICBC Center, Sabtu (22/6/2019). Fatimatuz zahroh 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yayasan Sekolah Khadijah kembali meluluskan para siswa terbaiknya.

Hari ini, Sabtu (22/6/2019), sebanyak 186 siswa SMP Khadijah 1 Darmo, 56 siswa SMP Khadijah Wonokromo dan 187 siswa dari SMA Khadijah resmi lulus diwisuda dan diantar untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Acara wisuda tersebut dirangkai dalam acara Wisuda dan Pentas Seni SMP - SMA Khadijah yang dihelar di ICBC Center Jalan Basuki Rahmat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga merupakan Ketua Yayasan Sekolah Khadijah hadir khusus mewisuda para lulusan SMP dan SMA Khadijah.

(PPDB SMA Ditutup, Gubernur Khofifah Minta Maaf Tak Semua Calon Siswa Diterima di SMA Negeri)

Dalam sambutannya, Khofifah berpesan pada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga dan menjalankan janji wisudawan siswa Khadijah.

Agar kelak, saat melanjutkan belajar di jenjang lebih tinggi maupun saat turun di masyarakat masih terpaku nilai-nilai yang diajarkan sebagai lulusan sekolah Khadijah.

"Kalau kita me-refer Pancasila, sila ke satu adalah Ketuhanan yang Masa Esa. Artinya Spiritual Quotient harus berseiring dengan Intellegent Quotient. Maka saya juga minta sisi sosialnya juga harus terbangun, anak-anak saat dimanapun harus tiga hal ini sehingga menjadi integrated system," kata Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Provinsi Jawa Timur ini menegaskan bahwa di sekolah Khadijah, seluruh mata pelajaran apapun harus diajarkan dengan tetap membangun nafas keseimbangan lahir batin, juga mental dan spiritual.

"Padahal kalau di kurikulum kadang tidak ada yang menghubungkan dengan transidental. Padahal sebetulnya kalau hubungan keseimbangan ini ada, kita tidak perlu ada pembedaan sekolah umum dan sekolah agama jika sudah terwujud pendidikan yang integrated system," tegsnya.

(Gubernur Khofifah Salurkan Rp 24 Miliar Bantuan Keuangan Desa untuk 78 Desa di 10 Kabupaten di Jatim)

Siswa yang hari ini diluluskan, mereka akan berpencar ke perguruan tinggi maupun ke sekolah lain.

Maka Gubernur Khofifah pun berpesan agar basic yang diajarkan di sekolah bisa menjadi bekal anak-anak dalam mengendalikan diri.

"Dan bagian dari menjaga keseimbangan itu adalah sebagaimana yang ada di jani wisudawan Khadijah yaitu untuk bisa menjaga ahlussunnah wal jamaah di masyarakat," tegas Khofifah.

Ada doktrin kuat dalam ahlussunnah wal jamaah. Yaitu at tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan al'adalah (adil). Empat nilai ini diharapkan bisa terus teranyam dalam diri anak-anak sebagai bekal nanti hidup di masyarakat.

"Ini kami ingatkan lagi untuk menjaga iman taqwa, dan menjaga komitmen untuk menguatkan NKRI dan jaga kemuliaan Islam lewat Aswaja," pungkas Khofifah.

Reporter: Surya/Fatimatuz Zahroh

(Gubernur Khofifah Buka Lagi PPDB SMA/SMK Negeri Surabaya, 50 Ribu Calon Siswa Punya PIN Belum Daftar)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved