Bambang Widjojanto Minta Izin Ketua MK Baca Surat An-Nisa Ayat 135, Lihat Reaksi Tim Hukum 01

BW minta izin ketua MK agar pihaknya membacakan Surat An-Nisa Ayat 135 di penutupan sidang, bagiaman reaksi Tim Hukum 01?

Tayangan Youtube TVONE
Bambang Widjojanto meminta izin selama 1 menit kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman agar anggota Tim Kuasa Hukum 02, membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang sengketa hasil Pilpres 2019, pada Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Bambang Widjojanto meminta dan berharap seluruh pihak yang hadir di sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi agar mewujudkan keadilan.

Sehingga, Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga Bambang Widjojanto meminta izin dan waktu selama 1 menit kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman agar anggota Tim Kuasa Hukum 02, membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang sengketa hasil Pilpres 2019, pada Jumat (21/6/2019).

Dalam tayangan Youtube TVone, tampak salah seorang anggota tim hukum Prabowo-Sandiaga membacakan surat An-Nisa ayat 135 di sidang MK.

2 Jenderal Jadi Tersangka Makar, Soenarko dan Kivlan Zen, Ini Beda Perlakuan Polri, Simak Alasannya

“Bagian terakhir begini Pak Ketua. Kami tahu semua yang hadir di sini berkehendak untuk mewujudkan keadilan. Dari pihak kami, pihak termohon, pihak terkait, dari Bawaslu dan juga Majelis Hakim. Semuanya berkehendak mewujudkan keadilan untuk bangsa Indonesia jauh lebih dahsyat,” ucap Bambang Widjojanto.

Kemudian, Bambang Widjojanto menyinggung soal surat An-Nisa yang dipajang didepan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Bambang, tujuan dari pada Surat An-Nisa yang dipajang itu untuk mendalilkan tentang perwujudan keadilan.

“Surat An-Nisa ayat 135 yang dipajang di depan Mahkamah Konstitusi itu adalah salah satu surat yang menjelaskan ingin sekali mewujudkan keadilan,” tegas Bambang Widjojanto

Yusril Ihza Mahendra terdiam saat Bambang Widjojanto meminta Ketua MK agar pihaknya membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang MK
Yusril Ihza Mahendra terdiam saat Bambang Widjojanto meminta Ketua MK agar pihaknya membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang MK (Tayangan Youtube TVONE)

Yusril Sebut Ada Kesaksian Palsu dari Saksi 02: Saat Sidang Selesai Kami Konsultasi ke Jokowi-Maruf

Dalam kesempatan ini, Bambang Widjojanto menyatakan harapannya dengan adanya pembacaan surat An-Nisa ayat 135 ini sidang sengketa hasil Pilpres 2019 mendapatkan keberkahan dari Tuhan.

“Untuk itu Pak Ketua untuk merahmati dan memberkati majelis ini. Saya cuma minta waktu satu menit saja Pak Ketua. Nanti ada temen saya yang akan membacakan itu dan itu mudah dan menjadi berkah bagi pengadilan. Silahkan Pak Zul.

“Mohon Izin Majelis,” ucap Zul.

Kemudian, Zul membacakan surat An-Nisa ayat 135 dengan seksama.

Antisipasi Pelanggaran, Yusril Sebut Anas Nasikin Buat Materi Kecurangan Bagian dari Demokrasi

Selama pembacaan surat An-Nisa ayat 135, tampak Yusril Ihza Mahendra hanya terdiam mendengar pembacaan ayat suci Alquran.

Tampak Yusril Ihza Mahendra terdiam saat Bambang Widjojanto meminta izin selama 1 menit kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) agar pihaknya membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang sengketa hasil Pilpres 2019, pada Jumat (21/6/2019).
Tampak Yusril Ihza Mahendra terdiam saat Bambang Widjojanto meminta izin selama 1 menit kepada Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) agar pihaknya membacakan surat An-Nisa ayat 135 di penutupan sidang sengketa hasil Pilpres 2019, pada Jumat (21/6/2019). (Tayangan Youtube TVONE)

Sebelumnya Yusril Ihza Mahendra juga membacakan 3 ayat dalam Al Qur'an, di sidang sengketa Pilpres 2019, Selasa (18/6/2019) silam.

"Al Quran telah memberikan pedoman dan bimibingan dalam pembentukan mahkamah untuk memutuskan berbagai perselisihan dalam kehidupan berdemokrasi sebuah negara modern,"

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved