Warga Sulap Sumber Air Alami jadi LA Water Park, Siap Jadi Jujukan Wisata Kolam Renang

Sumber air alami di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji di dekor masyarakat menjadi wisata lokal

Warga Sulap Sumber Air Alami jadi LA Water Park, Siap Jadi Jujukan Wisata Kolam Renang
SURYA/SANY EKA PUTRI
LA water park di di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji Kota Batu. 

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Memanfaatkan sumber alami untuk tempat wisata tampaknya jadi strategi khusus masyarakat kota Batu.

Seperti halnya di Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Sumber air Kedung Sari dimanfaatkan untuk wisata kolam renang.

Pengelola memberi lokasi itu nama LA Water Park. Wisata yang baru beroperasi tiga hari lalu ini sudah didatangi lebih dari 500 pengunjung.

Pengelola wisata LA Water Park, Yusuf Rianto mengatakan dinamakan LA Water Park karena berdekatan dengan kampung LA yang merupakan singkatan dari Lemah Abang.

(Pot Bahan Popok Karya Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Dilirik Pemprov Jatim)

Lemah Abang itu juga merupakan tempat wisata yang sudah dilaunching oleh Wali Kota Batu.

"LA Water Park ini untuk meramaikan wisata Kampung Lemah Abang juga mbak. Memberdayakan masyarakat di sini juga, apalagi di sini menyuguhkan air alami dari sumber," kata Yusuf, Selasa (11/6).

Belum lagi pemandangan yang disuguhkan disekitar kolam renang yaitu pertanian sayuran.

Sementara masih ada satu kolam renang dengan kedalaman 20 cm sampai 80 cm. Luas LA Water Park itu sekitar 1700 meter persegi.

Walaupun tidak seluas water park pada umumnya, kolam renang itu bisa jadi hiburan dan tempat wisata baru.

LA Water Park ini menggunakan lahan pribadi miliknya, tetapi ia sisihkan hasil penjualan untuk kas di tempat wisata itu.

(Dhimas Anugrah Usulkan Optimasi Bangunan Sejarah di Kota Surabaya Buat Wisata Perjuangan Indonesia)

"Ide awalnya ini di sini itu banyak potensi alam yang bisa dijadikan tempat wisata. Semakin banyak semakin ramai juga nanti wisatawan yang ke sini," ungkapnya.

Harga tiket masuknya pun terbilang murah yaitu hanya Rp 5000 perorang.

Dengan beberapa fasilitas toilet dan lahan parkir untuk sekitar 50 motor. Serta beberapa gazebo yang digunakan untuk tempat beristarahat dan berteduh.

"Ke depan nanti kami tambahkan dengan kuliner di sini," pungkasnya.

Reporter: Surya/Sany Eka Putri

(Wisata Petik Batik Bakal Dibangun di Pamekasan, Bupati Baddrut: Ini Berbeda, Bukan Soal Alam Semesta)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved