Breaking News:

Buka Kotak Suara Tanpa Undang Parpol Peserta Pemilu, KPU Pamekasan Disomasi Partai Gerindra

Buka Kotak Suara Tanpa Undang Parpol Peserta Pemilu, KPU Pamekasan Disomasi Partai Gerindra.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pamekasan, Khairul Kalam saat di kantor DPC Partai Gerindra, Selasa (30/04/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sebagai upaya untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh PPK Kecamatan Proppo dan PKK Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan sebagaimana sesuai dengan surat keputusan Bawaslu RI Nomor; 02/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 dan surat Rekomendasi KPU RI, Nomor: 907/PY. 01.1-SD/03/KPU/VI/2019, DPC Partai Gerindra Pamekasan memberikan surat somasi kepada Ketua KPU Pamekasan.

Kondisi Jalan Gelap, Kakek dari Pamekasan Tabrak Gerobak Musik Patrol di Tepi Jalan, Tewas Seketika

Diterjang Angin, Rumah dan Kandang Warga Pamekasan Madura ini Rata dengan Tanah

Kementan RI Akan Distribusikan 611.500 Ekor Ayam ke 12.230 RTMP di Kabupaten Pamekasan

Sekretaris DPC Partai Gerindra Khairul Kalam mengatakan, diberikannya surat somasi tersebut kepada Ketua KPU Pamekasan atas dasar karena pihaknya merasa keberatan dengan tindakan KPU Pamekasan yang telah melakukan pembukaan kotak suara untuk penyesuaian perolehan suara dari salah satu caleg DPR RI dari Partai Nasdem pada Sabtu (22/6/2019) tanpa ada pemberitahuan atau undangan terhadap partai politik peserta pemilu.

"Kami dari DPC Partai Gerindra merasa keberatan. Karena pembukaan kotak suara tanpa disaksikan oleh partai politik peserta pemilu. Hal tersebut kami rasa telah merugikan partai politik," katanya, Senin (24/6/2019).

Menurut Khairul Kalam penyesuaian formulir DA1 DPR RI dengan formulir DA1 Plano akan berpengaruh terhadap perolehan suara partai lain di luar partai Nasdem.

"Seharusnya dari perwakilan partai lain juga diundang. Karena partai politik peserta pemilu di luar partai Nasdem juga mempunyai DA1 yang juga harus disesuaikan dengan DA1 Partai Nasdem," keluhnya.

Selain itu Khairul Kalam menyebut, apabila dalam pembukaan kotak suara tersebut DA1 yang dimiliki oleh Partai Nasdem ternyata tidak sesuai dengan DA1 yang miliki oleh Partai politik yang lain yang juga merupakan peserta pemilu, maka nantinya akan menimbulkan persoalan baru terhadap KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

"Atas persoalan tersebut maka kami dari DPC Partai Gerindra Pamekasan meminta kepada KPU Pamekasan, untuk mengundang partai politik, peserta pemilu dan memberitahukan hasil perbaikan sesuai dengan DA1 Plano yang ada di Kecamatan Proppo dan di Kecamatan Larangan," pinta Khairul Kalam.

Khairul Kalam juga mengecam, KPU Pamekasan tidak boleh menerbitkan DA1 dan DB1 hasil perbaikan tanpa ditandatangani oleh saksi partai politik peserta pemilu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved