Bukan Isapan Jempol, Dishub Gresik Luncurkan E-Angkot, Pesan Angkot Lewat Aplikasi

Pesan angkot melalui aplikasi kini bukan isapan jempol. Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik mulai melakukan trial aplikasi elektronik angkot (e-angkot)

Bukan Isapan Jempol, Dishub Gresik Luncurkan E-Angkot, Pesan Angkot Lewat Aplikasi
Willy Abraham/Tribunjatim
Kadishub Nanang Setiawan memimpin rapat trial aplikasi e-angkot bersama belasan supir angkot di Dinas Perhubungan, Senin (24/6/2019).

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pesan angkot melalui aplikasi kini bukan isapan jempol. Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik mulai melakukan trial aplikasi elektronik angkot (e-angkot).

Bertempat di kantor Dishub, belasan perwakilan supir angkot dikumpulkan untuk melakukan pembahasan rencana penggunaan aplikasi angkot online yang diberi nama Otol Gresik (Otto On Line Gresik).

Kepala Dishub Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan mengatakan, untuk sementara ini pihaknya masih melakukan trial. Sebab hingga saat ini mayoritas supir angkot belum memiliki smartphone berbasis android.

"Tidak semua sopir angkot memiliki handphone android, kami trial dulu beberapa bulan ke depan,” ujarnya, Senin (24/6/2019).

Nanang menjelaskan, aplikasi ini mirip dengan aplikasi transportasi online lainnya. Namun, aplikasi ini dibuat khusus untuk angkot di Gresik.

“Aplikasi ini hanya untuk angkot saja, ini cara kami melindungi angkutan umum yang ada di Gresik,” jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Dengan adanya aplikasi ini diharapkan para penumpang tidak perlu menunggu angkot terlalu lama. Sebab, di aplikasi tersebut, para penumpang dapat memantau lokasi angkutan menuju halte.

5 Hektare Lahan Hutan di Kabupaten Bojonegoro Terbakar, Diduga Api dari Rumput Kering

Orang Gila ini Mengamuk, Warga Ketakukan, Satpol PP Kota Kediri Langsung Menyergapnya

"Tinggal di pantau di aplikasi saja, sopir maupun penumpang tidak perlu nunggu. Nanti kalau ada penumpang supir tidak perlu ngetem terlalu lama," paparnya kepada Tribunjatim.com.

Hal sama juga diutarakan, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Gresik Roni Soebiyantoro. Menurutnya, trial ini nanti dilakukan untuk melihat perkembangan aplikasi di masyarakat.

"Kita lihat kedepannya, antusias masyarakat seperti apa, aplikasi ini banyak diminati atau tidak ?" katanya.

Untuk saat ini pihaknya masih berkomunikasi dengan organisasi angkutan darat (Organda) secara intens. Mengingat banyak supir angkot yang belum memiliki smartphone android. Apalagi smartphone tersebut merupakan salah satu alat penunjang berjalannya aplikasi ini.

"Ini sedang kami carikan solusinya, untuk masa trial kami akan memberikan bimbingan kepada para sopir angkot,” pungkasnya. (wil/Tribunjatim)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved