Dampak Sistem Zonasi PPDB 2019, Anggota DPRD Jember dan Sang Anak Jadi Korban, Sebut Perlu Evaluasi

Anggota DPRD Jember menjadi korban sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Hal ini terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP).

Dampak Sistem Zonasi PPDB 2019, Anggota DPRD Jember dan Sang Anak Jadi Korban, Sebut Perlu Evaluasi
SURYA/SRI WAHYUNIK
Nur Hasan, Sekretaris Komisi D DPRD Jember (bicara pakai mike) saat RDP di gedung DPRD Jember perihal PPDB, Senin (24/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Anggota DPRD Jember menjadi korban sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Hal ini terungkap saat rapat dengar pendapat (RDP) antara beberapa orang tua murid, dengan anggota Komisi D dan pimpinan DPRD Jember, Senin (24/6/2019).

Nur Hasan, Sekretaris Komisi D DPRD Jember menuturkan dirinya juga menjadi korban sistem itu.

Dampak Sistem Zonasi PPDB, Wali Murid di Ngagel Ungkapkan Rasa Syukur Sekaligus Kecewa, Simak!

Puluhan Mahasiswa PMII Surabaya Ngluruk ke Dindik Jatim, Tolak Sistem Zonasi PPDB di Permendikbud 51

"Saya ini juga jadi korban zonasi. Jadi anggota dewan pun juga jadi korban zonasi. Anak saya tahun ini ada yang masuk SD," ujar Hasan saat menemui wali murid di gedung dewan.

Dia menuturkan, salah satu anaknya kini masuk sekolah jenjang SD.

Berharap mengikuti jejak sang kakak, anak Hasan itu juga mendaftar ke SDN Menampu 3 Kecamatan Gumukmas yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah Hasan.

"Sudah turun temurun, anak-anak saya sekolah di SDN Menampu 3. Nah kali ini, salah satu anak saya juga mau masuk ke SD itu. Bersama sekitar 500 meter dari rumah, namun tidak bisa karena tidak masuk di zonasi. Meski berjarak 500 meter, ternyata dengan sistem 'meteran' ini tetap tidak masuk," kata Hasan.

Berdasarkan petunjuk teknis, SDN Menampu 3 Kecamatan Gumukmas menerima siswa dari dua desa di zona 1 dan dua desa di zona 2.

Rumah Nur Hasan berada di Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas, yang tidak masuk dalam kedua zona tersebut.

Berdasarkan sistem zonasi, anak Nur Hasan bisa bersekolah di sekolah yang malah berjarak 1 KM dari rumahnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved