Fakta Baru Kebakaran Pabrik Mancis di Binjai, Gaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak-anak

Fakta terbaru kebakaran pabrik mancis di Binjai, digaji Rp 500 ribu per bulan hingga pekerjakan anak-anak.

Fakta Baru Kebakaran Pabrik Mancis di Binjai, Gaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak-anak
Tribun Medan
Sebuah pabrik mancis terbakar di Jalan T Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Binjai, Jumat (21/6/2019) 

Fakta terbaru kebakaran pabrik mancis di Binjai, digaji Rp 500 ribu per bulan hingga pekerjakan anak-anak.

TRIBUNJATIM.COM - Ada fakta terbaru yang terungkap dari kebakaran pabrik mancis di Binjai pada Jumat, 21 Juni 2019 lalu.

Kebakaran pabrik mancis di Binjai yang terjadi menewaskan 30 orang yang ada di dalam pabrik tersebut.

Selain digaji rendah, pekerja pabrik korek api gas di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Langkat Sumatera Utara yang terbakar Jumat (21/6/2019) yang lalu itu juga mengabaikan keselamatan pekerjanya.

Fakta-fakta Pabrik Mancis di Binjai Terbakar, 30 Orang Tewas hingga Pabrik Diduga Ilegal

Selain itu, pabrik tak berizin itu juga mempekerjakan anak di bawah umur.

Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Yulianto, kepada wartawan, Senin (24/6/2019) mengatakan, puluhan pekerja yang meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di lokasi perakitan mancis atau korek gas hanya digaji Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu per bulan.

Selain tidak mengantongi izin usaha, industri rumahan perakitan korek gas milik Indrawan juga mengabaikan keselamatan dan kesejahteraan karyawannya.

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyampaikan hasil pemeriksaan tiga tersangka dalam gelar perkara di Mapolres Binjai, Jalan Hasanuddin, Senin (24/6/2019). Tiga tersangka adalah: Direktur Utama PT Kiat Unggul Indramawan, Manajer Burhan (kanan), dan Supervisi Lismawarni (tengah). Tribun-medan.com/Dedy (Tribun Medan/Dedy Kurniawan)
Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyampaikan hasil pemeriksaan tiga tersangka dalam gelar perkara di Mapolres Binjai, Jalan Hasanuddin, Senin (24/6/2019). Tiga tersangka adalah: Direktur Utama PT Kiat Unggul Indramawan, Manajer Burhan (kanan), dan Supervisi Lismawarni (tengah). Tribun-medan.com/Dedy (Tribun Medan/Dedy Kurniawan) ()

Alasan Pintu Pabrik Korek Api Mancis yang Terbakar Dikunci Mandor dari Luar Saat Pekerja Merakit

Dengan fakta tersebut, pihaknya sudah menetapkan tiga tersangka, yaitu Indrawan sebagai pemilik pabrik bersama Burhan, Manajer Operasional, dan Lisma, Manager Personalia perusahaan tersebut.

Dikatakannya, sebenarnya perusahaan induk milik Indrawan di Medan Sunggal memiliki izin usaha.

Para pekerjanya juga terdaftar di Disnaker dan BPJS.

Halaman
12
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved