11 Pengguna Jasa Aborsi Ilegal Ini Akan Jadi Tersangka, Polisi Masih Sidik Data Tempat Tinggalnya

11 Pengguna Jasa Aborsi Ilegal Ini Akan Jadi Tersangka, Polisi Masih Sidik Data Tempat Tinggalnya.

11 Pengguna Jasa Aborsi Ilegal Ini Akan Jadi Tersangka, Polisi Masih Sidik Data Tempat Tinggalnya
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim AKBP Arman Asmara saat mengintrogasi LWP pelaku aborsi ilegal, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menuturkan, pihaknya segera meningkatkan status pemeriksaan 11 orang pengguna jasa aborsi ilegal sebagai tersangka.

"Sementara ada 11 orang pelaku sementara masih diproses dalam kegiatan penyelidikan," katanya saat ditemui awakmedia di ruangannya Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Rabu (26/6/2019).

Polisi Periksa 11 Pengguna Jasa Aborsi Ilegal di Surabaya, Mereka Bakal Jadi Tersangka

Klien yang Pakai Jasa Aborsi Ilegal Berbagai Kalangan, Polda Jatim : Tidak Ada yang Dibawah Umur

Kasus Jasa Aborsi Ilegal di Surabaya, Pengguna Tega Gugurkan Janin Karena Malu dan Masalah Ekonomi 

Hingga saat ini proses pemeriksaan terhadap mereka masih terus berlanjut, dan dalam waktu dekat status terperiksa mereka bisa berubah menjadi tersangka.

"Kami sudah mendapat data-data tempat tinggalnya, mungkin dalam waktu dekat kami dapat mengungkap," lanjutnya.

Arman menerangkan, 11 orang tersebut umumnya mengetahui jasa aborsi ilegal tersebut dari mulut ke mulut.

Tidak ada publikasi ataupun iklan khusus yang sengaja dipromosikan oleh komplotan penyedia jasa aborsi ilegal yang berjumlah tujuh orang pelaku.

"11 orang ini perannya adalah pelaku yang diaborsi, jadi mereka ini datang diantar temannya," tukasnya.

Mereka mendatangi LWP, seorang pelaku yang bertugas memberikan obat penggugur kandungan.

Setelah mendapat obat tersebut, mereka kembali ke kediamannya masing-masing, lalu meminum obat tersebut.

"Oleh LWP diberikan kemudian diminum ke rumah masing-masing ataupun di sebuah hotel, intinya ada 8 TKP yang kami dapatkan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved