DPRD Minta Bupati Pamekasan Beri Sanksi SKPD yang Belum Setor RAPBD

Anggota Komisi III DPRD Pamekasan, M Ali, mengatakan, sampai sekarang RAPBD belum dibahas karena belum ada draf yang masuk.

DPRD Minta Bupati Pamekasan Beri Sanksi SKPD yang Belum Setor RAPBD
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Anggota Komisi III DPRD Pamekasan, M Ali, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - DPRD Pamekasan meminta kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, untuk memberikan sanksi kepada SKPD yang sampai saat ini belum menyetorkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019-2020.

Anggota Komisi III DPRD Pamekasan, M Ali, mengatakan, sampai sekarang RAPBD belum dibahas karena belum ada draf yang masuk.

"Kemoloran penyetoran draf RAPBD ini menjadi persoalan yang sangat serius. Padahal semua dewan dari minggu kemarin sudah mewanti-wanti untuk percepatan pembahasan, namun hingga kini draf RAPBD itu belum disetorkan," katanya, Rabu (26/6/2019).

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Pamekasan Ludes Terbakar, Sekeluarga Semburat Keluar dari Api

Madura United Vs Persebaya, Zulfiandi Berambisi Bawa Madura United Melaju ke Final Piala Indonesia

Selain itu, ia menilai, SKPD Kabupaten Pamekasan tidak serius dalam menjalankan tugasnya.

Padahal penilaian kinerja PNS sudah diterbitkan PP 30 tahun 2019 yang mengatur tentang penilaian PNS.

"Saya minta kepada bupati untuk memberikan sanksi tegas kepada SKPD terkait yang sudah lalai dalam menjalankan tugas dan fungsinya," tegasnya.

Menurutnya, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku badan perencanaan daerah dan Badan Keuangan Daerah (BKD) belum ada kepastian untuk melakukan pembahasan dan pengusulan draf ke DPRD.

Rumah dan Mebel di Pademawu Pamekasan Terbakar, 3 Motor dan Perabot Ukir jadi Arang

Padahal Minggu pertama bulan Juli sudah penyampaian dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Sementara Minggu kedua penyampaian dan pembahasan ke dewan.

"Jika draf RAPBD tidak masuk sekarang, kapan dewan yang mau mempelajari dan mensinergikan kebutuhan masyarakat dengan visi-misi bupati Pamekasan dan wakil bupati," tanyanua.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved