Percaya Mitos Pampers Tidak Boleh Dibakar, Warga Kabupaten Madiun Buang Pampers ke Sungai

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, dalam setiap kesempatan selalu mengkampanyekan "Anti Sampah Plastik".

Percaya Mitos Pampers Tidak Boleh Dibakar, Warga Kabupaten Madiun Buang Pampers ke Sungai
Utopia_88
Ilustrasi sampah plastik di pantai 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sampah dan plastik kini telah menjadi permasalahan serta ancaman global. Keduanya menyebabkan kerusakan lingkungan yang berujung terjadinya bencana dan wabah penyakit.

Oleh sebab itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami, dalam setiap kesempatan selalu mengkampanyekan "Anti Sampah Plastik".

Ia mengatakan, kesadaran masyakat Kabupaten Madiun akan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah dan plastik masih kurang.

Bahkan, masih ada beberapa masyarakat yang percaya dengan mitos yang tidak benar. Sebagian masyarakat masih percaya bahwa pampers tidak boleh dibakar.

Karena takut dengan mitos tersebut, masyarakat membuang pampers atau popok bayi itu ke sungai. Padahal, pampers merupakan sampah yang sulit terurai.

"Masih banyak masyarakat kita yang masih membuang sampah pampers ke sungai karena takut mitos, kalau pempres tidak boleh dibakar. Itu yang membuat sungai tercemar, dan apabila termakan ikan, ikan tersebut teracuni oleh pempres tersebut," kata Kaji Mbing kepada Tribunjatim.com, Rabu (26/6/2019) siang.

Sopir Mengantuk, Xenia Oleng Tabrak Pembatas Lalu Terperosok Parit di Tol Sumo, Begini Kondisi Sopir\

Putri Khofifah Siapkan 6 Baju dari 5 Desainer di Pernikahannya, Dua Dibuat dengan Desain Khusus

Hoh We dan Destiny Juara Lomba Film Pendek, Film-film Karya Sineas Muda Kota Kediri

Padahal, kata bupati yang akrab disaap Kaji Mbing ini, ada ribuan bayi yang berusia 0 hingga 3 tahun. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan kampanye agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. (rbp/Tribunjatim)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved