Perhiasan dari Logam Mulia Jadi Komoditas Ekspor Tertinggi di Jatim, Dominan Ekspor ke Singapura

Perhiasan dari Logam Mulia Jadi Komoditas Ekspor Tertinggi di Jatim, Dominan Ekspor ke Singapura.

Perhiasan dari Logam Mulia Jadi Komoditas Ekspor Tertinggi di Jatim, Dominan Ekspor ke Singapura
Tribunnews
Ilustrasi perhiasan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Barang perhiasan dari logam mulia lainnya, disepuh atau dipalut dengan logam mulia maupun tidak merupakan komoditas ekspor dengan nilai tertinggi di Jatim di bulan Mei 2019 sebesar USD 123,72 juta.

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono mengatakan, Komoditas dari barang perhiasan memiliki nilai tinggi ekspor pada bulan mei dan dominan diekspor ke Singapura sebesar USD 48,12 juta.

Dijanjikan Pinjaman Uang dari Kenalannya di FB, Perhiasan Milik Warga Bangkalan Ini Malah Dirampas

Januari Hingga Maret 2019, Jatim Ekspor Barang Perhiasan Sampai USD 123,61 juta

Miss Mondial Luncurkan Lima Koleksi Elemetal karya Tex Saverio untuk Gairahkan Pasar Perhiasan

Peringkat kedua ditempati oleh Tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda dengan nilai ekspor sebesar USD 115,30 juta yang dominan diekspor ke Malaysia sebesar USD 44,13 juta.

Peringkat ketiga adalah minyak petroleum mentah dengan nilai ekspor sebesar USD 89,66 juta. Komoditas ini utamanya diekspor ke Thailand sebesar USD 67,24 juta.

"Hidrokarbon siklik psilena, merupakan komoditas yang mengalami kenaikan persentase ekspor paling tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu menjadi USD 28,48 juta setelah bulan sebelumnya USD 10,46 juta atau naik sebesar 172,25 persen, " katanya, Rabu (26/6/2019).

Sementara itu, lanjut Teguh, penurunan persentase ekspor terbesar terjadi pada komoditas kertas dan kertas karton lainnya, tidak mengandung serat dari jenis yang digunakan untuk menulis, mencetak dan keperluan grafik lainnya dengan sisi tidak melebihi 36 cm dalam keadaan tidak dilipat, dengan nilai ekspornya mencapai USD 22,54 juta setelah bulan sebelumnya mencapai USD 24,37 juta atau turun sebesar 7,50 persen.

"Komoditas terbesar ekspor barang perhiasan dari logam mulia lainnya, disepuh atau dipalut dengan logam mulia maupun tidak, mempunyai peranan terhadap total ekspor Mei 2019 sebesar 6,83 persen. Tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda berkontribusi sebesar 6,36 persen dan minyak petroleum mentah berkontribusi sebesar 4,95 persen dari total ekspor Mei 2019, " imbuhnya.

"Secara kumulatif selama Januari-Mei 2019, komoditas terbesar ekspor adalah barang perhiasan dari logam mulia lainnya, disepuh atau dipalut dengan logam mulia maupun tidak yang memberikan kontribusi ekspor sebesar 9,15 persen. Disusul komoditas tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda, dengan peranan sebesar 4,77 persen. Peringkat ketiga adalah komoditas minyak petroleum mentah dengan peranan sebesar 4,33 persen, " pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved