Potret Pemberantasan Narkoba di Pasuruan Dalam Bingkai Peringatan HANI, Ini Komentar Kasat Narkoba

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengatakan, peredaran narkoba dalam jenis apapun di Pasuruan ini tidak bisa terdeteksi dengan baik.

Potret Pemberantasan Narkoba di Pasuruan Dalam Bingkai Peringatan HANI, Ini Komentar Kasat Narkoba
Surya/samsul hadi
Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - 26 Juni, diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Tepat di hari ini, orang seluruh dunia memperingati HANI ini. Di Pasuruan, HANI tidak hanya diperingati tapi juga menjadi bahan instrokpeksi diri.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono mengatakan, peredaran narkoba dalam jenis apapun di Pasuruan ini tidak bisa terdeteksi dengan baik. Menurutnya, narkoba di Pasuruan, bisa saja disebut banyak dan tidak banyak.

Dikatakan dia, disebut banyak, ketika ada konsisten dan keseriusan Satresnarkoba Polres Pasuruan dalam memeranginya. Artinya, semakin serius dan konsisten, maka semakin banyak pula kasus yang bisa terungkap.

Tapi, dikatakan dia, kondisi itu akan sebaliknya ketika tidak ada konsistensi dan keseriusan dari anggota kepolisian. Kasus tidak akan terungkap, dan kasus peredaran narkoba di Pasuruan akan semakin merajalela.

"Kesimpulannya, sebenarnya narkoba di Pasuruan ini ada. Pastinya banyak atau tidak, tergantung kita mau mengungkapknya atau tidak. Makanya, saya tegaskan butuh konsistensi," katanya kepada Tribunjatim.comsaat ditemui, Rabu (26/6/2019).

Kakek dari Lamongan Ini Bujuk Rayu Mengantar Anak 6 Tahun, Lalu Cabuli di Kamar Rumahnya

Di peringatan HANI ini, ia ingin menegaskan kembali bahwa Satresnarkoba Polres Pasuruan akan selalu konsisten dalam memberantas narkoba. Ia menyebut, konsistensi itu sudah dijaga dan berjalan selama 3 tahun 10 bulan terakhir ini.

Ratusan tersangka berhasil ditangkap dan ratusan kasus berhasil diungkap. Dijelaskan dia, tahun 2018 lalu, selama setahun pihaknya berhasil mengungkap 156 kasus, dan 204 tersangka.

Tahun 2019 ini, periode Januari - Juni ini, pihaknya berhasil mengungkap 84 kasus dan 103 tersangka. Jika di breakdown, per bulan, anggotanya berhasil mengungkap 15 kasus penyalahgunaan narkoba. Itu artinya, dua hari sekali, anggotanya berhasil mengungkap satu kasus.

"Ini yang kami jaga. Konsistensi. Kami tidak ingin generasi penerus bangsa rusak akibat narkoba. Pemberantasan narkoba bukan hanya sekali dua kali. Tapi berkelanjutan, makanya perlu konsistensi," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Maka dari itu, Nanang, sapaan akrab Kasatnarkoba Polres Pasuruan ini, mengatakan, PR terbesar adalah menjaga konsistensi. Ia menyampaikan, pemberantasan narkoba tidak hanya sampai di sini.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved