Breaking News:

Unusa Gandeng Ribuan Ibu dan Anak Ikut Festival Seni Anak Se-Surabaya Lomba Gerak, Nyanyi dan Lukis

1.379 peserta ibu dan anak mengikuti Festival Seni Anak se-Surabaya yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi S1 PAUD Unusa.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Istimewa
1.379 peserta ibu dan anak mengikuti Festival Seni Anak se-Surabaya yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi S1 PAUD Unusa pada Selasa (25/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 1.379 peserta ibu dan anak mengikuti Festival Seni Anak se-Surabaya yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Prodi S1 PAUD Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Para peserta mengikuti lomba mewarnai, lomba gerak dan lomba lagu untuk memeriahkan gelaran ke empat tahun Festival Seni Anak Se-Surabaya.

"Gerak dan lagu yang dilombakan hasil karya mahasiswa yang dibawakan anak-anak. kata Rektor Unusa Prof Achmad Jazidie, Selasa (25/6/2019).

"Jadi penilaian lomba ada dua uakni hasil kreativitas mahasiswa dan bagaimana mengajarkan dan melatih seni tari karyanya kepada anak-anak usia dini bisa tampil bagus," tambahnya.

(HIMA PG PAUD Unusa Gelar Festival Seni, Ajak Anak Usia Dini Asah Kreativitas Melalui Seni)

Jazidie menambahkan, saat ini mahasiswa prodi S1 PG PAUD Unusa memasuki angkatan ke lima sejak tahun akademik 2014/2015 dengan total 600 mahasiswa.

"Sebagian besar bunda PAUD masih berijazah SMA dan belum memiliki penyetaraan ijazah. Mereka harus kuliah S1 karena persyaratan menjadi guru minimal harus S1," kata dia.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya Iis Hendro Gunawan menuturkan, kegiatan inierupakan hasil kerjasama dengan Unusa.

"Khususnya PG PAUD, guru-guru PAUD adalah ujung tombak kota semua," kata Iis.

Dengan adanya festival seni anak, diharapkan dapat mengasah soft skill anak-anak untuk menunjang mereka nanti tumbuh dewasa.

"Tentunya mereka adalah calon-calon pemimpin. Kita butuh calon pemimpin yang luar biasa secara akhlak maupun spiritualitas bagus, akalnya bagus itu dimulai usia dini," pungkasnya.

(Seniman Wanita Asal Inggris Datang ke Malang, Kolaborasi Bikin Patung Berbahan Baja Bekas)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved