Anak-Anak Jadi Korban Zonasi PPDB SMPN di Jember, Ribuan Anak Tak Masuk SMPN

Seperti diberitakan Surya, ada ribuan orang pendaftar SMP negeri di Jember yang tidak diterima melalui jalur zonasi.

Anak-Anak Jadi Korban Zonasi PPDB SMPN di Jember, Ribuan Anak Tak Masuk SMPN
sri wahyunik/surya
Suasana ketika wali murid rapat di ruang Komisi D DPRD Jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sejumlah wali murid akhirnya kelimpungan mencari sekolah buat anaknya setelah hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP diumumkan, Kamis (277/6/2019).

Seperti diberitakan Surya, ada ribuan orang pendaftar SMP negeri di Jember yang tidak diterima melalui jalur zonasi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Jember secara resmi mengumumkan hasil PPDB SMP negeri itu hari ini. Selain mengumumkan hasil PPDB, Dinas Pendidikan juga menyebutkan rincian sekolah yang masih kekurangan murid dalam tahap PPBD itu.

Ada 53 SMP negeri yang masih kekurangan murid, sehingga pendaftaran tahap kedua dibuka untuk sekolah yang pagu muridnya masih kurang.

Melalui pengumuman itu pula, pihak Dinas Pendidikan meminta wali murid mencabut berkas di tempat mendaftar awal untuk kemudian dipakai mendaftar ke sekolah yang masih membuka pendaftaran tahap dua.

Walhasil, sejumlah wali murid harus bergerak cepat untuk mencabut berkas, kemudian mendaftar. Apalagi bagi mereka yang hendak mendaftar kembali ke SMP negeri, pendaftar harus segera mendaftar jika ingin mendapatkan kursi. Sebab diterima atau tidaknya serta untuk memenuhi pagu murid, berdasarkan urutan waktu pendaftaran.

Daftar Kandidat Pilwali Surabaya Versi Pusat Kajian Komunikasi Unair, Dari Politisi hingga Pengusaha

Ny Anik, merupakan salah satu wali murid yang anaknya tidak diterima melalui jalur zonasi. Anaknya didaftarkan ke SMPN 12 Jember. Jarak sekolah itu ke rumahnya hanya 3,1 kilometer.

Namun karena kalah dengan mereka yang jarak rumahnya lebih dekat dengan sekolah yang dituju, anak Ny Anik akhirnya menjadi 'korban' sistem zonasi tersebut. Anaknya hanya kalah beberapa puluh meter dari anak lain yang diterima di sekolah tersebut.

Kalah dari Madura United, Djadjang Nurdjaman Tuding Keputusan Wasit Rugikan Persebaya

Akhirnya setelah mencabut berkas dari tempat pendaftaran awal, sang anak didaftarkan ke salah satu SMPN yang masih kurang murid yakni SMPN 14 Jember. "Namun sekolah ini malah lebih jauh lagi jaraknya dari rumah," ujar Anik kepada Tribunjatim.com.

Jarak dari rumah Anik yang berada di Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates ke SMPN 14 Jember yang berada di Kecamatan Sumbersari sekitar 8 kilometer.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved