Cerita 7 Penari Arek Suroboyo Pewakil Indonesia di Ajang Dance International, Cari Uang Saku Sendiri

Tujuh penari asal Kota Surabaya yang didominasi oleh para remaja akan mewakili Indonesia dalam ajang Dance International World Cup di Braga.

Cerita 7 Penari Arek Suroboyo Pewakil Indonesia di Ajang Dance International, Cari Uang Saku Sendiri
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Penari dari Sanggar Tydif akan berlaga di kejuaran Dance International World Cup, Braga Portugal. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tujuh penari asal Kota Surabaya yang didominasi oleh para remaja akan mewakili Indonesia dalam ajang Dance International World Cup di Braga, Portugal rela tak berlibur selama masa libur sekolah.

Mereka harus mengatur dan mengkoordinasikan waktu tiap penari diantara kegiatan kuliah dan sekolah.

Bahkan, ada yang sedang sibuk dengan bertanding basket, ujian dan tes masuk PTN.

Persiapan latihan di saat bulan puasa dengan tetap menjalankan ibadah puasa dan sholat tarawih tiap harinya.

7 Penari Arek Suroboyo Wakili Indonesia Berlaga di Dance International World Cup Braga Portugal

Pemkot Blitar Gencar Urus Sertifikat 29 Bidang Aset Tanah, Mayoritas Bekas Tanah Bengkok

Tidak ada waktu berlibur lebaran dan libur sekolah karena konsen mempersiapkan latihan, kostum dan properti hingga ke Pasar Atom di setiap harinya.

Mewakili para penari tersebut, Diaztiarni, ketua Sanggar Tari Tydif mengatakan ketekunan ini merupakan bentuk dedikasi para penari untuk Indonesia.

Mereka berusaha latihan teknik menari daerah yg baik untuk bisa menunjukkan pada dunia bagaimana karakteristik gerak ragam tarian daerah Indonesia dalam hal ini Jawa Timur.

"Mencari uang saku sendiri dikarenakan tidak adanya dukungan finansial dari pemerintah dan sulitnya mendapatkan sponsor tambahan selain brand Esa Cosmetics yang mendukung diplomasi," terangnya, Kamis, (27/6/2019).

Kondisi Perawatan Wali Kota Surabaya di Hari Keempat, Napas Risma Kini Dibantu Respirator 60 Persen

3 Penjudi Pilkades di Kabupaten Bojonegoro Dibekuk Polisi, Pelaku Bermodus Dekati Penombok

Oleh sebab itu dengan unjuk kebolehan di Mall Ciputra World, Surabaya pihaknya berharap ada dukungan pemerintah karena pendanaan yang sangat menekan.

"Apa yang ada di surabaya kami angkat, ada tiga bulan belajar kebetulan liburan yg tampil ini tidak libur. Semoga Tahun depan berharap ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat untuk bisa senantiasa membawa karya ke kancah internasional," lanjutnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved