Sosial Media Jadi Alat Utama Promosi Kekayaan Intelektual Budaya dan Pariwisata di Kabupaten Kediri

Pemkab Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menerapkan pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan kekayaan intelektual.

Sosial Media Jadi Alat Utama Promosi Kekayaan Intelektual Budaya dan Pariwisata di Kabupaten Kediri
Surya/Didik Mashudi
Tari kolosal ditampilkan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1.214 di kawasan Monumen SLG. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkab Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah lama menerapkan pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan kekayaan intelektual budaya dan pariwisata.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri Krisna Setyawan mengatakan dampak media sosial diera digital seperti saat ini sangat luar biasa, bisa dimanfaatkan untuk keperluan promosi seperti kekayaan budaya dan potensi pariwisata di suatu daerah.

Adanya promosi itu juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri raya.

"Prinsipnya Pemkab Kediri melalui dinas teknis, misalnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UMKM serta sektor-sektor lain juga memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi baik potensi pariwisata, potensi budaya, UMKM, pertanian serta lainnya," ungkapnya kemarin.

Razia Gabungan di Kota Kediri Amankan Gepeng hingga ODGJ, Polisi Bawa 4 Orang dengan Gangguan Jiwa

Krisna mengungkapkan pemanfaatan jejaring media sosial diharapkan dapat lebih mengoptimalkan pengenalan potensi yang ada di Kabupaten Kediri.

Sebagaimana mestinya pengaruh media sosial bisa menjaring masyarakat yang ada di luar Kediri, supaya tertarik untuk mengunjungi Kabupaten Kediri baik dalam rangka pariwisata maupun perekonomian.

Pada intinya sosial media bisa dijadikan alat utama untuk promosi, apalagi begitu banyak tempat pariwisata yang tidak habis untuk di eksplorasi dan event budaya tahunan di Kabupaten Kediri.

"Tentunya Feedback dari media sosial ada dampak yang dirasakan cukup signifikan terutama sektor pariwisata, di mana obyek-obyek baru dan berkembangnya desa wisata juga sangat terdorong perkembangannya melalui pemanfaatan sosial media," ungkapnya.

Hoh We dan Destiny Juara Lomba Film Pendek, Film-film Karya Sineas Muda Kota Kediri

Dikatakannya, Pemkab Kediri melalui Dinas Kominfo mengelola akun media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter dan juga Channel Youtube yang berisikan program Kediri Lagi TV.

Selain itu, termasuk website khusus fokus pada seputar informasi terkini potensi kekayaan budaya dan pariwisata, UMKM di Kabupaten Kediri.

Tidak hanya itu, lanjut Krisna, pihaknya juga berkolaborasi dengan beberapa admin pemilik akun dari berbagai jenis media sosial yang mempunyai banyak Followers untuk turut serta berkontribusi mempromosikan kekayaan intelektual budaya dan pariwisata yang ada di Bumi Panji ini.

"Bupati Kediri dr Haryanti Sutrisno juga sangat mengapresiasi kontribusi dan peran serta temen-teman admin Instagram, mereka sangat membantu dalam hal turut mempromosikan potensi Kabupaten Kediri terutama pariwisata serta UMKM," jelas Krisna.

Ditambahkannya, kemungkinan kedepannya media sosial bisa menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari kepentingan promosi di suatu daerah tersebut.

Bahkan adanya media sosial membuat orang bisa mengakses potensi pariwisata baru dan UMKM sesuai keperluannya sehingga mampu mempengaruhi perekonomian khsusunya di Kabupaten Kediri.

"Diharapkan keberadaan sosial media juga dibarengi dengan SDM yang mumpuni sehingga bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung program pemerintah kedepannya," pungkasnya.

Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved