Yusril Ihza Mahendra Tercengang dengan Bukti 'Kontainer' Kubu 02: Itu Kotak Plastik untuk Cucian

Tak hanya penasaran, Yusril Ihza Mahendra mengaku tercengang dengan alat bukti pihak 02 di MK, simak penjelasannya

Yusril Ihza Mahendra Tercengang dengan Bukti 'Kontainer' Kubu 02: Itu Kotak Plastik untuk Cucian
tayangan Youtube Najwa Shihab
Yusril Ihza Mahendra saat hadir sebagai narasumber di Mata Najwa, Rabu (26/6/2019) 

Untuk menjelaskan lebih rinci mengenai saksi yang tidak menerangkan apa pun terkait bukti kecurangan Pilpres 2019, salah satunya seorang saksi bernama Rahmatsyah, ia dihadirkan di sidang sengketa Pilpres 2019.

"Jadi misalnya Rahmatsyah dihadirkan dari Kabupaten Batu Bara, dia ingin menerangkan adanya pelanggaran secara terstruktur. Ia ditanya apa yang mau diterangkan di sidang tersebut, dia bilang mendapatkan kiriman YouTube yang berisikan ada polisi yang mengajak masyarakat di Kabupaten Batu Bara untuk memilih capres 01.

Prediksi Mahfud MD Soal Bunyi Putusan Akhir Para Hakim MK, Sebut 99 Persen Permohonan Bakal Diterima

Tapi ketika ditanya sosok polisi tersebut, dia tak tau. Dia mengaku menerima kiriman YouTube itu sebelum pemilu dan paling penting ketika ditanya pemenang pilpres di wilayahnya, ia menjawab Prabowo-Sandi," tutur Yusril.

Adapun, Yusril menguraikan tentang saksi tersebut tidak menerangkan apapun di sidang sengketa Pilpres 2019 yang diselenggarakan MK.

"Kecuali di Kabupaten tersebut Pak Jokowi-Maruf menang 90 persen tapi perkataan polisi itu tak ada efeknya terhadap masyarakat di Kabupaten Batubara terlebih di seluruh Indonesia. Jadi saya lihat saksi yang dihadirkan itu tak mendukung dalil yang dikemukakan pemohon dalam permohonannya," ucap Yusril.

Bambang Widjojanto Singgung Mahfud MD & Hamdan Zoelva Kerap Berpendapat Soal Pilpres di Media

Yusril melanjutkan, ada hierarki bukti di persidangan MK yaitu bukti pertama adalah surat dan kedua mengenai keterangan dari para pihak.

"Pertama, kita lihat bukti surat pun sangat lemah dan tak tersusun sistematik. Kedua, keterangan para pihak baru saksi, ahli dan alat bukti lain. Jadi untuk membuktikan kecurangan itu hanya mendengarkan keterangan dari ahli jasa foto tapi tak mendukung hal yang lain maka saya kira bukti tersebut lemah untuk memenangkan pemohon di sidang MK," ujar Yusril.

Mahfud MD Sebut Materi Kesaksian Hairul Anas Mentah Terkait Situng KPU:Kok Akses Situng dari Robot?

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved