Dijerat Sindikat Tiongkok, Perempuan Ini Dijanjikan Dikawini Pemuda Kaya, Nyatanya Kuli Bangunan

Seorang perempuan asal Kalimantan Barat tertipu sindikat perdagangan manusia berkedok perjodohan dengan pria asing kaya raya.

Dijerat Sindikat Tiongkok, Perempuan Ini Dijanjikan Dikawini Pemuda Kaya, Nyatanya Kuli Bangunan
ISTIMEWA
Ilustrasi human trafficking 

TRIBUNJATIM.COM — Perjuangan seorang perempuan Indonesia melepaskan diri dari cengkeraman sindikat perdagangan manusia di Tiongkok berkedok perjodohan. 

Perempuan ini, sebut saja namanya Putri, merupakan bagian dari puluhan asal Kalimantan Barat dan Jawa Barat yang menjadi korban perdagangan orang ke Tiongkok dengan modus perjodohan.

Modus perjodohan itu dilancarkan oleh sejumlah orang yang disebut mak comblang yang selalu memberi iming-iming uang.

Awal mula Putri terjerat sindikat ini adalah perkenalannya dengang seorang pria di media sosial.

Dari perkenalan itu, si pria mulai menyampaikan akan menjodohkan Putri dengan seorang pria kaya dari Tiongkok.

Lalu, pada September 2018, Putri dan teman barunya itu untuk pertama kali bertemu, tepatnya di Singkawang, Kalimantan Barat.

Putri lalu dibawa ke rumahnya dan dikenalkan kepada dua pria keturunan Tiongkok, tetapi perempuan berusia 22 tahun ini menolak.

"Cowok yang satu sudah tua dan yang kedua agak-agak idiot gitu," ujar Putri di kantor LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Keesokan harinya, Putri dipertemukan lagi dengan seorang pria asal Tiongkok yang usianya 28 tahun.

Di situ, dia setuju untuk "dijodohkan" dengan rayuan dibelikan emas dan dikirimi uang setiap bulan ke orangtuanya yang tinggal di Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak, Kalbar.

Halaman
1234
Editor: Adi Sasono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved