Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan ITS Gelar Halal Bihalal, Bahas Potensi Kelautan Indonesia

Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan (IKA FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya gelar halal bi halal di Hotel Majapahit.

Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan ITS Gelar Halal Bihalal, Bahas Potensi Kelautan Indonesia
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak setelah memberikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal IKA FTK ITS di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu, (29/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan (IKA FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya gelar halal bi halal di Hotel Majapahit Surabaya.

Kegiatan ini selain mempererat tali silaturahmi, IKA FTK ITS juga turut membahas potensi kelautan Indonesia.

Bertajuk Peran Peluang dan Tantangan Bisnis Sektor Maritim Mendatang, para alumni turut menuangkan ide dalam kegiatan tersebut.

Tim Robotika ITS Surabaya Kembali Raih Juara Umum di Kontes Robot Indonesia 2019, Kalahkan ITB

ITS Surabaya Beri Penghargaan 23 Mahasiswa Penghafal Alquran, Rektor: Ini Bentuk Motivasi ke Lainnya

Diawali dengan sambutan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak membuka halal bi halal itu.

Dalam sambutannya, Emil meminta para alumni baik yang telah menjadi pelaku industri mendukung penuh potensi kemaritiman yang ada di Indonesia.

"Jawa timur seperti halnya Jepang, luas sekali kemaritimannya akan tetapi kepadatanya juga sama. Potensi luas lautanya sebagai pusat jasa dan perdagangan namun demikian potensi ini bila tidak kuat akan sulit. Konsepnya konektivitas," ujarnya, Sabtu, (29/6/2019).

Suami dari Arumi Bachsin tersebut mengisahkan dirinya saat menjadi Bupati Trenggalek yang berusaha mencoba menghidupkan potensi pelayaran selatan.

ITS Surabaya Buka 2 Program Baru World Class University, Pendaftaran Dibuka Mulai Juni 2019

ITS Surabaya Beri Pelatihan Siswa Penyandang Tunanetra Operasikan Mesin Cetak dan Printer Braille

"Mencoba pelayaran selatan, meski jadi poros dunia tapi di selatan ini kita lemah. Oleh sebab itu, kita harus mengembangkan potensi daya saing kelautan kita," harapnya.

Selain Wagub Jatim, turut hadir pula sebagai pembicara, Kepala Badan Riset dan SDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Syarif Wijaya, Dwi Budi Sutrisno Kepala Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak dan Anggota DPR RI, Komisi V, Bambang Haryo Soekartono.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved