Bersiap Hadapi Persela Lamongan, Pelatih Persebaya Tidak Mau timnya Kebobolan Lagi di Menit Awal

Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menyoroti kebiasaan buruk timnya yang kerap kecolongan di menit-menit awal.

SURYA/HABIBUR ROHMAN
Tim Persebaya Surabaya kembali menjalani latihan di Lapangan Polda Jatim setelah libur Lebaran, Selasa (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menyoroti kebiasaan buruk timnya yang kerap kecolongan di menit-menit awal.

Sebagai contoh saat menghadapi Madura United di babak 8 besar Piala Indonesia. Pada leg pertama Persebaya kebobolan di menit ke-3. Di leg kedua Persebaya kebobolan di menit ke-6.

Djadjang berharap masalah ini bisa tuntas sebelum menghadapi Persela Lamongan pada pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (1/7/2019).

"Persis dengan yang saya sampaikan kepada pemain agar tidak boleh terjadi lagi. Saya sebut itu menit krusial atau danger time," kata Djadjang, Minggu (30/6/2019).

(Persebaya Vs Persela, Punya Tren Kurang Bagus, Laskar Joko Tingkir Minta Pemain Jangan Lengah)

Mantan pelatih Persib Bandung juga mengaku heran melihat timnya musim ini sering kecolongan pada menit awal, padahal musim lalu sebaliknya.

Ia menduga masalah ini ada kaitannya dengan konsentrasi dan fokus pemainnya yang sering hilang pada menit awal.

"Sekarang kebalikannya, lawan yang cetak gol. Sekarang coba perbaiki terus, tapi masih juga. Mungkin karena ada hubungannya dengan konsentrasi dan fokus," ungkapnya.

(Persebaya Vs Persela, Laskar Joko Tingkir Tak Mematok Target Tinggi, Hanya Ingin Curi Poin)

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved