Dinkes Tulungagung Beberkan Dampak Buruk Jamu Berbahan Obat Kimia, dari Wajah Tembam Hingga Stroke

Penikmat jamu harus mulai waspada. Dinas Kesehatan minta masyarakat memilah Jamu tradisional dengan bahan alami dan yang berbahan kimia obat

Dinkes Tulungagung Beberkan Dampak Buruk Jamu Berbahan Obat Kimia, dari Wajah Tembam Hingga Stroke
SURYA/DAVID YOHANES
Tim Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan pengawasan toko obat. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan memberikan peringatan akan bahaya jamu yang mengandung bahan kimia obat.

Meski menggunakan nama jamu, tapi dalam kandungannya terdapat bahan-bahan kimia.

Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Tulungagung, Masduki menyayangkan adanya produk jamu Berbahan Obat Kimia yang dinilai berbahaya ini.

“Jamu adalah salah satu warisan budaya nusantara, sebagai pengobatan tradisional yang telah berusia berabad-abad,” terang Masduki.

(Pria Asal Pasuruan Nekat Curi Uang di Toko Jamu di Mojokerto, Aksi Pelaku Kepergok Sang Pemilik Toko)

Ramuan obat khas Indonesia ini kerap diyakini tidak punya efek samping sama sekali. Produk Jamu sering dianggap menggunakan bahan tumbuhan-tumbuhan asli Indonesia.

Sayangnya ada pihak yang merusak citra jamu dengan menambahkan bahan kimia obat (BKO).

“Menambahkan BKO berarti menghalangi kampanye back to nature (kembali ke alam), dan juga berdampak buruk pada kesehatan,” tegasnya.

Menghadapi hal ini, Masduki meminta masyarakat lebih waspada dengan dampak jamu yang mengandung BKO. Contohnya jamu BKO perangsang nafsu makan, pegel linu, dan rematik.

Dampaknya bisa bermacam-macam, mulai indikasi moon face (wajah rembulan alias wajah tembam), Ulkus atau tukak lambung hingga Syndrom Steven Johnson, berupa reaksi alergi yang hebat.

(Pacitan Ditetapkan KLB Hepatitis A, Dinkes Jawa Timur Kirim Tim Surveilans dan Obat-obatan)

Dampak yang lebih berat bisa menyebabkan ganggun saluran pencernaan, mual hingga pendarahan lambung sampai Gagal ginjal karena ginjal harus bekerja keras untuk mengeluarkan sisa metabolisme obat.

Ada juga jamu obat kuat seks (sex booster), bisa menyebabkan sakit kepala,hidung tersumbat, perubahan penglihatan, hingga stroke.

Reporter: Surya/David Yohanes

(Lamongan Gencar Kampanyekan Pemanfaatan Toga, Imbau Warga Jauhi Obat-obatan Kimia)

Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved