Pasangan Remaja 16 Tahun Ini Kepergok Satpol PP Tuban Berduaan di Kamar Kos, Orang Tuanya Dipanggil

Pasangan Remaja 16 Tahun Ini Kepergok Satpol PP Tuban Berduaan di Kamar Kos, Orang Tuanya Dipanggil Satpol.

Pasangan Remaja 16 Tahun Ini Kepergok Satpol PP Tuban Berduaan di Kamar Kos, Orang Tuanya Dipanggil
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas saat mendata empat pasangan bukan suami istri yang berada dalam satu kamar kos, Minggu (30/6/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Empat pasangan bukan suami istri diciduk petugas gabungan saat razia Kos dan penginapan di kawasan Kota Tuban, Minggu (30/6/2019).

Petugas gabungan dari Satpol PP, Kodim dan Polres menjaring pasangan tersebut di kos yang berada di jalan WR Supratman dan kos di gang Nakula, Kelurahan Latsari.

PPDB Jalur Zonasi Untuk TK, SD dan SMP di Tuban Akan Dibuka, Catat Jadwal & Daftarnya!

Hadapi PSBS Biak di Laga Tandang, Persatu Tuban Optimis Mampu Raup Poin Penuh

Dua Kali Main di Kandang Sendiri, Persatu Tuban Raih Satu Poin, Ditahan Imbang Sulut United 1-1

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang mengatakan, razia pertama dilakukan di kos WR Supratman dan mendapatkan dua pasangan.

Di antaranya YT (53) warga Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro bersama SWS (49) warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Berikutnya KP (42) warga Kelurahan Perbon, Kabupaten Tuban bersama REN (23) warga Kelurahan Sidorejo, Kabupaten Tuban.

Lalu operasi bergeser ke kos-kosan yang berada di Jalan Latsari Gang Nakula 1. Petugas kembali mengamankan dua pasangan, yakni AS (25) warga Kecamatan Palu Utara, Kota Palu bersama ENH (20) warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Setelah itu KBP (16) asal Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, bersama dengan DW (16) asal Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Tuban.

"Yang KBP dan DW ini baru lulus SMP, semuanya sudah kita amankan," Ujarnya kepada wartawan.

Joko melanjutkan, untuk semua pasangan yang terjaring razia kos selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata lebih lanjut, serta diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan.

Sementara untuk pasangan yang masih pelajar orang tuanya akan dipanggil, agar mendapat pembinaan khusus.

"Kita berikan pembinaan untuk ketiga pasangan, sedangkan untuk yang baru lulus SMP kita panggil orang tuanya," Pungkasnya

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved