INFO BMKG: Suhu Dingin Penanda Masuk Musim Kemarau, Warga Diimbau Waspada Angin Kencang & Kekeringan

Meski Surabaya akhir-akhir ini terasa dingin, namun bukan berarti musim kemarau tak jadi datang. Justru, suhu udara, tanda masuk musim kemarau.

INFO BMKG: Suhu Dingin Penanda Masuk Musim Kemarau, Warga Diimbau Waspada Angin Kencang & Kekeringan
Tribun Jabar/Tarsisius Sutomonaio
Ilustrasi cuaca pancaroba. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski Surabaya akhir-akhir ini terasa dingin, namun bukan berarti musim kemarau tak jadi datang.

Justru, suhu udara yang dingin menurut Kepala Forecaster Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG), Ari Widjajanto, adalah penanda bahwa sudah memasuki musim kemarau.

Di musim panas ini, kata Ari, ada beberapa hal yang perlu di waspadai oleh warga Surabaya, mulai dari kekeringan hingga angin kencang.

24 Tahun Kuliner Sambal Bu Rudy Surabaya: Bu Rudy Ingin Sambalnya Jadi Surabaya Heritage

"Angin kencang akan terjadi, kami imbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Selain itu, kekeringan juga bisa melanda beberapa wilayah di Surabaya pinggiran," katanya, Senin (1/7/2019).

Beberapa wilayah yang perlu waspada kekeringan adalah Lakarsantri, Benowo dan Pakal karena tidak adahnya aliran air menyuplai kawasan tersebut.

Angin kencang di musim kemarau juga menyebabkan beberapa wilayah pesisir mengalami gelombang tinggi.

Pekerja Salon dari Tulungagung Cabuli 50 Teman Sesama Jenis & Pelajar, Polisi Temukan Tisu & Celana

Mulai pertengahan Juni juga akan terjadi gelombang tinggi, sehingga perjalanan laut patut diwaspadai.

"Mulai pertengahan Mei, fluktuasi pertengahan gelombang mulai tampak dan gangguan sirkulasi udara yang ada di Kalimantan, itu kadang muncul, kadang tidak. Dan di bulan Juli, terjaid peningkatan-peningkatan kecepatan angin, dan tinggi gelombang pun akan meningkat," ujarnya. (Surya/Delya Oktovie)

HUT Bhayangkara ke 73, Emak-Emak Rungkut Mapan Barat Beri Surprise ke Polsek Rungkut

Penulis: Delya Octovie
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved