Lurah Kolpajung Didemo Warganya, Diduga Jual Tanah Percaton & Diminta Segera Keluar dari Kelurahan

Warga Kelurahan Kolpajung Pamekasan melakukan aksi ke Kantor Kelurahan setempat, Senin (1/7/2019). Mereka menuntu lurah yang diduga menjual tanah.

Lurah Kolpajung Didemo Warganya, Diduga Jual Tanah Percaton & Diminta Segera Keluar dari Kelurahan
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana warga Kelurahan Kolpajung saat melakukan aksi ke Kantor Kelurahan setempat, Senin (1/7/2019). 

Lurah Koplajung Pamekasan didemo oleh warganya sendiri karena diduga menjual tanah serta tidak mengayomi masyarakat. Lurah Kolpajung juga diminta segera keluar dari kelurahan

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Sejumlah warga Kelurahan Kolpajung Pamekasan melakukan aksi ke Kantor Kelurahan setempat, Senin (1/7/2019).

Maksud dan tujuan mereka melakukan aksi ini ingin menuntut Lurah Kolpajung karena sudah menjual tanah percaton seluas 2.181 meter persegi.

Korlap Aksi, Jumai mengatakan, pihaknya menduga Lurah Kolpajung, Abd Asis sudah menjual tanah percaton yang berada di Dusun Bata-bata RT 01 RW 05 seluas 2.181 M2 kepada masyarakat setempat dan sudah disertifikatkan.

Warga Keluhkan Kondisi Taman Arek Lancor Pamekasan, Fasilitas Bermain Kurang & Wahana Tak Laik Pakai

"Abd Asis jadi Lurah Kolpajung hanya untuk memperkaya diri dengan cara menjual tanah percaton kepada rakyatnya sendiri," kata Jumai melalui pelantang suara.

Lebih lanjut, Jumai mengecam Lurah Abd Asis harus bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

"Lurah Kolpajung harus keluar dan berhenti menjadi lurah sekarang juga. Akan kami laporkan akan kami tuntut," tegasnya.

Selain itu, Jumai membeberkan bahwa Lurah Abd Asis telah membodohi stafnya karena mengajak untuk mengukur tanah percaton yang ada di dusun Bata-Bata pada November 2015 dengan menyatakan hanya ingin tahu luasnya tanah percaton.

"Ternyata tanah itu disertifikatkan dan sekerang sudah dijual. Dia harus bertanggung jawab. Akan kami hukum," pungkasnya.

Pria di Kediri Rela Ngamen Demi Tambal Jalan Berlubang Pakai Dana Sendiri, Pernah Ditegur Pekerja PU

Selain diduga telah melakukan penyelewengan menjual tanah percaton kepada warganya sendiri, Lurah Kolpajung Pamekasan, Abd Asis diminta oleh warga setempat untuk keluar dari Kelurahan Kolpajung alias berhenti jadi lurah.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved