Wanita di Pasuruan ini Panik Terkena Gerebekan, Akhirnya Ia Bernafas Lega Bisa Dapat Gratisan

Anestasia Yuli Lestari warga Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan terkejut saat didatangi anggota Polres Pasuruan di kediamannya, Senin

Wanita di Pasuruan ini Panik Terkena Gerebekan, Akhirnya Ia Bernafas Lega Bisa Dapat Gratisan
(Surya/Galih Lintartika)
Anestasia Yuli Lestari saat digerebek anggota Satlantas Polres Pasuruan. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Anestasia Yuli Lestari warga Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan terkejut saat didatangi anggota Polres Pasuruan di kediamannya, Senin (1/6/2019) siang.

Ia pun merasa tidak punya salah atau apapun yang berkaitan dengan kepolisian.

"Ada apa ya?," tanya Anestasia, kepada dua anggota Polisi Wanita (Polwan) dan satu polisi laki - laki (Polki) yang datang membawa truk besar bertuliskan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling.

"Apa benar mbak lahir di tanggal 1 Juli," tanya anggota Polki, Brigadir Arifian kepada Tribunjatim.com.

"Iya benar. Saya lahir tanggal 1 Juli," jawab Anestasia kepada Tribunjatim.com.

"Oh iya, kalau begitu mbak berhak mendapatkan pelayanan ekstra dari kami. Mbak , berhak memperpanjang SIMnya yang mati hari ini. Tidak bayar alias gratis, dan kami layani di rumah. Mbak masuk dalam gerebek SIM keliling," kata Fian, sapaan akrabnya.

Kepada Surya, Anestasia mengaku kaget saat ada anggota polisi yang datang ke rumahnya. Ia pun mengaku tidak pernah punya salah, tapi tiba - tiba ada polisi.

"Saya juga takut. Waduh salah saya apa, kok ada polisi ke rumah. Sempat panik juga," katanya.

Akan tetapi, setelah mendapatkan penjelasan dari polisi, ia baru memahami. Ia digerebek oleh polisi dalam rangka hari bhayangkara. Jadi, yang lahir di tanggal 1 Juli dan kebetulan masa berlaku simnya mati, langsung berhak mendapatkan perpanjangan SIM secara gratis.

Arumi Bachsin dan Putri Cantiknya Curi Perhatian dalam Harganas Jatim

Adik Acha Septriasa Baru Saja Dilamar Sang Kekasih, Intip Potret Prosesi Pertunangan Juwita Maritsa!

Tangis Saipul Jamil di Penjara Tiap Nonton TV, Sindir Dewi Perssik Soal Sebelum Nikah, Nia Kasihan

"Di situ, saya sangat bersyukur. Saya memang berniat mau ke Polrea untuk perpanjang SIM. Tapi, saya memang memilih agak siang, karena nungguh ayah untuk diantarkan. Eh, keduluan digerebek ini. Terima kasih pak Polisi, terima kasih bisa diberi perpanjangan SIM gratis," jelasnya.

Kanit Reg Ident (KRI) Satlantas Polres Pasuruan Iptu Meita AS mengatakan, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73, pihaknya memang memberikan pelayanan perpanjangan SIM gratis yang kebetulan masa berlaku SIMnya habis di tanggal 1 Juli.

"Kami berikan gratis. Bahkan, ada beberapa pemilik SIM yang masa berlakunya habis hari ini kami gerebek di rumahnya. Termasuk mbaknya yang hari ini. Ada beberapa titik yang kami gerebek. Dan kami buatkan SIM baru di lokasi, tanpa dipungut biaya alias gratis," katanya kepada Surya.

Di momentum HUT Bhayangkara ke-73 ini, ia mengatakan, sesuai perintah pimpinan, pihaknya ingin memberikan pelayanan yang lebih baik dari waktu ke waktu. Ia juga ingin memberikan pelayanan prima dan Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter). (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved