Diduga Hipertensinya Kambuh, Karyawan Swasta Ini Tewas di Kamar Mandi Hotel di Jember

Diduga Hipertensinya Kambuh, Karyawan Swasta Ini Tewas di Kamar Mandi Hotel di Jember.

Diduga Hipertensinya Kambuh, Karyawan Swasta Ini Tewas di Kamar Mandi Hotel di Jember
SURYA/SRI WAHYUNIK
evakuasi jenazah tamu hotel di jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Seorang tamu di sebuah hotel di Jl Sultan Agung Jember ditemukan meninggal dunia, Selasa (2/7/2019).

Tamu asal Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo itu bernama Dicky Harry Sambada (40), seorang karyawan swasta.

Dicky berada di Jember untuk memantau stok barang di kantor Cabang Jember. Dicky merupakan seorang supervisor perusahaan itu untuk area Jatim.

Harga Daging Ayam Ras Sempat Terjun Bebas Sumbang Deflasi di Jember

1269 PNS Jember Naik Pangkat, Bupati Faida Tanya Uang Rokok, Pengakuan PNS Disambut Tepuk Tangan

Gegara Penjaga Palang Pintu Pergi Ambil Gaji, Dosen Unej Tewas Tertabrak KA, Penjaga Ini Shock

Berdasarkan keterangan salah seorang karyawan kantor cabang Jember itu kepada polisi Dicky berdinas di Jember mulai Senin (1/7/2019) hingga Rabu (3/7/2019).

"Dia sudah dari kemarin. Kemudian hari ini, karyawan yang di Jember menelepon dia karena sudah pukul 09.00 Wib kok belum tiba di kantor. Karena tidak ada jawaban, akhirnya karyawan yang di Jember mendatangi hotel tempat menginap," ujar Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi.

Sekitar pukul 12.00 Wib, karyawan kantor cabang Jember mendatangi hotel. Karyawan perusahaan itu meminta kepada staf hotel untuk memanggil Dicky.

Namun tidak ada sahutan dari dalam kamar. Petugas hotel lantas membuka kamar tersebut, namun Dicky tidak ditemukan di area kamar.

Petugas pun memeriksa kamar mandi. Dicky ditemukan dalam kondisi duduk di atas kloset, dengan kepala menempel di tembok.

Pihak hotel menghubungi sebuah rumah sakit. Dokter yang datang ke hotel itu menyatakan jika Dicky sudah meninggal dunia. Lelaki itu meninggal dunia karena sakit. Sebab sebelumnya, dia mengeluh sakit kepala dan memiliki riwayat sakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Pihak Polsek Kaliwates lantas menghubungi Klinik Pratama PMI Jember untuk mengevakuasi jenazah itu.

'Kepala klinik lantas memerintahkan tiga petugas dan ambulans jenazah untuk mengevakuasi jenazah. Jenazah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember," ujar Ghufron E, Humas PMI Cabang Jember.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved