Porprov Jatim 2019

Kecepatan Angin Tak Stabil, Seluruh Atlet Paralayang Gagal Terbang di Lomba Hari Pertama di Tuban

Kecepatan Angin Tak Stabil, Seluruh Atlet Paralayang Gagal Terbang di Lomba Hari Pertama di Tuban

Kecepatan Angin Tak Stabil, Seluruh Atlet Paralayang Gagal Terbang di Lomba Hari Pertama di Tuban
SURYA/M SUDARSONO
Sejumlah atlet paralayang gagal terbang karena kondisi angin yang kencang di bukit Glodakan, Trantang-Wolutengah, Kecamatan Kerek, Selasa (2/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Perlombaan Cabang Olahraga (Cabor) Paralayang hari pertama kategori Ketepatan Mendarat (KTM) nomor individu putra dan putri Porprov Jatim ke VI, di bukit Glodakan, Trantang-Wolutengah, Kecamatan Kerek Tuban, Selasa (02/07/2019) dinyatakan invalid/batal atau gagal terbang.

Cuaca yang tidak mendukung membuat para atlet batal unjuk kebolehan, karena kecepatan angin tak stabil.

Sesuai rencana, lomba dimulai pukul 13.00 WIB, namun baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 16.30 wib setelah angin dinyatakan stabil.

Petani di Tuban Nekat Produksi Miras Arak Skala Besar, Berawal dari Modal Pinjaman Rp 10 Juta

Kronologi Penggerebekan Pabrik Arak di Tuban, Pemilik Sempat Sembunyi di Atas Genteng Saat Ditangkap

Pasangan Remaja 16 Tahun Ini Kepergok Satpol PP Tuban Berduaan di Kamar Kos, Orang Tuanya Dipanggil

Sutradara pertandingan cabor paralayang Thomas Sabarudin mengatakan, pihaknya telah menskenariokan dengan kondisi seperti kemarin saat uji coba.

Namun kondisi alam tidak bisa dibendung sehingga baru mendapat angin bagus mendekati matahari terbenam. 

"Kecepatan angin di atas 20 knot atau teknisnya atlet paralayang terbang tidak boleh melebihi sunset. Sehingga besok mudah-mudahan bisa lebih baik dan kita perpanjang dari jadwal semula selesai pukul 17.00 WIB menjadi 17.20 WIB," Ujarnya.

Dia menegaskan, pada kesimpulannya untuk perlombaan hari pertama belum valid dikarenakan baru bisa masuk penilaian setelah 4 round.

Sedangkan untuk KTM perdana ini 1 round saja belum selesai, semua peserta dari kabupaten/kota belum terbang hari ini.

Pria yang sudah memiliki lisensi Judge (juri) paralayang internasional ini memastikan, lomba tetap dimulai besok pukul 13.00 WIB.

Bedanya dengan hari pertama yaitu close (tutup) menjadi 17.20 WIB, agar round yang tersisa bisa selesai.

"Penilaian baru bisa dilakukan sampai 4 round dan bisa tahu pemenangnya, semoga kondisi alam bersahabat dan bisa menuntaskan pertandingan hingga selesai tepat waktu," Pungkasnya.

Mengutip dari website Porprovjatim.com, Kejurprov Paralayang ini diikuti atlit dari Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Ponorogo, Kota Batu, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bondowoso.

Kejurprov VI Jatim untuk Cabor Paralayang, sebanyak 38 atlet akan berada di nomor Akurasi Individu Putra, 27 atlet di nomor Akurasi Individu Putri, 30 atlet di nomor Akurasi Beregu Putra, 24 atlet di nomor Akurasi Beregu Putri, 32 atlet di nomor Lintas Alam Jarak Terbatas Beregu Putra dan 26 atlet Lintas Alam Jarak Terbatas Beregu Putri.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved