Marc Marquez Ungkap MotoGP Belanda 2019 Jadi Balapan Terbaik Menuju Gelar Juara Dunia

Marc Marquez mengatakan, balapan MotoGP Belanda 2019 di Sirkuit Assen menjadi pembuktian tanggung jawabnya menuju gelar juara dunia.

Marc Marquez Ungkap MotoGP Belanda 2019 Jadi Balapan Terbaik Menuju Gelar Juara Dunia
MOTOGP.COM via BolaSport.com
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, melakukan selebrasi di Sirkuit Le Mans setelah menjuarai MotoGP Spanyol, Minggu (19/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Marc Marquez mengatakan, balapan MotoGP Belanda 2019 di Sirkuit Assen menjadi pembuktian tanggung jawabnya menuju gelar juara dunia tahun ini.

Pembalap Repsol Honda itu finis kedua pada balapan MotoGP Belanda yang digelar di Sirkuit Assen, Minggu (30/6/2019).

Marc Marquez sudah mengoleksi lima gelar juara dunia MotoGP, yakni pada 2013, 2014, 2016, 2017, dam 2018.

Marquez juga mengusung misi melawan pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, yang dia anggap cocok dengan lintasan di Sirkuit Assen. 

Gagal Finis di MotoGP Belanda 2019, Valentino Rossi: 3 Tabrakan Berturut-turut yang Sangat Memalukan

Alasan Ragil Sudirman Cadangkan Dua Pemain Asingnya di Laga Persebaya Vs Persela Lamongan

Dia juga ingin menjaga keunggulan atas rival terdekatnya dalam klasemen pembalap MotoGP tahun ini, Andrea Dovizioso (Ducati) yang pada balapan MotoGP Belanda finis di urutan keempat.

Vinales akhirnya menjadi juara MotoGP Belanda, sementara Quartararo menyelesaikan balapan di urutan ketiga.

"Ini adalah balapan terbaik untuk kejuaraan. MotoGP Belanda adalah pekan yang sulit bagi kami, karena kami berjuang untuk finis kedua dan kami berjuang hingga akhir," kata Marquez seperti dilansir BolaSport.com (TribunJatim.com Network) dari Crash.

"Saya melihat Maverick sangat cepat, saya mengikutinya pada dua lap dengan banyak risiko. Saya katakan kemarin, Quartararo 89 poin di belakang kami dan Maverick tertinggal 100 poin. Hal itu adalah sesuatu yang ada dalam pikiran saya," tutur Marquez.

Arema FC Raih Hasil Minor, Manajemen Beri Kesempatan Milomir Seslija dengan Syarat

Milan Petrovic Tolak Tawaran Klub Sepak Bola Afrika dan India Demi Tunggu Tawaran Klub Indonesia

Pemilihan ban lunak saat start dia lakukan demi perburuan gelar juara dunia MotoGP.

"Bisa dibilang hal itu adalah pertaruhan ketika memilih belakang lunak. Namun, itu adalah pilihan untuk naik podium. Saya tidak peduli dengan kemenangan hari ini, saya hanya berkonsentrasi pada berjuang untuk podium," katanya.

Halaman
12
Editor: Dwi Prastika
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved