Bandar Sabu Ini Meregang Nyawa Ditembus 3 Peluru di Surabaya, Karena Acungkan Air Gun Pada Polisi

Bandar Sabu Ini Meregang Nyawa Ditembus 3 Peluru di Surabaya, Karena Acungkan Air Gun Pada Polisi.

Bandar Sabu Ini Meregang Nyawa Ditembus 3 Peluru di Surabaya, Karena Acungkan Air Gun Pada Polisi
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti yang disita dari bandar narkoba yang tewas ditembak. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bandar narkoba bernama Luis Sudarmono (30) meregang nyawa setelah tiga peluru polisi meluncur di dada tubuhnya.

Luis ditembak mati Satres Narkoba Polrestabes Surabaya setelah satu bulan menjadi target operasi.

Pria warga Tropodo, Sidoarjo ini dikenal sebagai bandar licin yang menjadi buronan polisi.

Bandar Narkoba yang Bawa Ribuan Pil Ekstasi di Tol Jombang-Mojokerto Diduga Jaringan Lapas Madiun

Jaringan Pengedar Narkoba di Tulungagung Digulung Polisi, Satu Pelaku Bakal Menikah di Penjara

Peringati Hari Anti Narkotika, Ribuan Warga Turun ke Jalan Deklarasi Tolak Narkoba di Gresik

"Bukan mendadak. Sejak satu bulan lalu dan diikuti terus menerus. Tadi malam diawali di Tambaksari dan diikuti di Sukomanunggal Surabaya," kata Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata, Rabu (3/7/2019).

Saat berada di Sukomanunggal, lanjut Leo, petugas berusaha menangkap pelaku. Namun, Luis justru melawan dan menodongkan senjata air gun.

"Pada saat penangkapan ditemukan yang bersangkutan membawa 100,1 gram sabu, melakukan perlawanan ada senjata air gun yang diacungkan ke petugas," kata Leo.

"Diberikan tembakan peringatan tetap melawan, lalu dilakukan penembakan kepada yang bersangkutan dan meninggal dunia," tambahnya.

Setelah menggeledah motor yang digunakan pelaku, polisi menemukan dua plastik berisi sabu seberat 150 gram, dua plastik kecil masing-masing seberat 60 gram.

Selain itu, polisi juga menyita pisau penghabisan milik pelaku.

"Tindakan tegas terukur harus dilakukan petugas karena tersangka membahayakan keselamatan petugas," pungkas Leo.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved