Update Kasus Pencabulan Anak oleh Gay Tulungagung, Polda Jatim Akan Periksa 50 Teman Kencan Pelaku

Polda Jatim akan periksa 50 teman kencan Purwanto (33), pekerja salon rias di Tulungagung penyuka sesama jenis yang cabuli anak dibawah umur.

Update Kasus Pencabulan Anak oleh Gay Tulungagung, Polda Jatim Akan Periksa 50 Teman Kencan Pelaku
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Purwanto (33), pria kelahiran Desa Babadan, Karangrejo, Tulungagung saat dikeler Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman pada awakmedia di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (1/7/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim akan periksa 50 teman kencan Purwanto (33), pekerja salon rias di Tulungagung penyuka sesama jenis yang cabuli anak dibawah umur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, pihaknya akan terus mengupdate perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

“Kita masih terus memeriksa korban korban yang lain,” kata dia.

Ia menduga, jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring dnegan hasil permiksaan marathon terhadap para teman kencan pelaku kedepannya.

Tetangga Purwanto Penyuka Sesama Jenis di Tulungagung Merasa Kehilangan, Kaget Kena Kasus Pencabulan

Sosok Purwanto Gay Tulungagung yang Tiduri 50 Lelaki, Perubahan 15 Tahun Lalu Sudah Resahkan Warga

 “Angka itu tidak angka titik, karena pemeriksaan belum selesai kalau nanti bertambah 51 dan seterusnya itu kan dari hasil perkembangan kita," jelas Barung.

Sekadar diketahui, Purwanto merupakan warga pria kelahiran Desa Babadan, Karangrejo, Tulungagung.

Dia diketahui, membuka bisnis salon rias pengantin sejak 2006, di Perum Citra Damai, Ringin Pitu, Kedung Waru, Tulunggung.

Sejak itu, ia mengaku mengalami disorientasi seksual. Sedikitnya ada 50 orang yang pernah ditiduri oleh pelaku, sejak 2004.

Namun dua di antaranya, berusia dibawah umur, dan berstatus sebagai pelajar

Kedua korban itu berinisal, FR (16) dan RZ (15).

"Modus pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang Rp 100-150 Ribu. Perkenalan korban dan pelaku lewat AA tukar nomor ponsel," kata Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman pada awakmedia di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (1/7/2019) kemarin.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved