60 SMP Swasta di Kota Malang Belum Dapat Memenuhi Pagu Siswanya, Dindik Sebut Perlu Ada Evaluasi

Sebanyak 60 SMP Swasta di Kota Malang belum dapat memenuhi pagu siswanya. Dindik mengajak untuk berbenah dan evaluasi diri.

60 SMP Swasta di Kota Malang Belum Dapat Memenuhi Pagu Siswanya, Dindik Sebut Perlu Ada Evaluasi
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Suasana hearing di DPRD Kota Malang bersama orangtua yang anaknya gagal di PPDB zonasi 90 persen sehingga tidak bisa masuk SMP Negeri pada Mei 2019 lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Idham Chalid, Ketua MKKS SMP Swasta Kota Malang menyatakan ada 60 swasta yang belum dapat memenuhi pagunya.

Mereka dibagi dalam tiga ring, yaitu pertama kurang beberapa siswa, kedua kurang separuh pagu dan ketiga kurang dari pagu.

Kurang dari pagu misalkan baru mendapat 6, 10 atau 12 siswa.

"Baru 16 sekolah yang sudah terpenuhi pagunya," jelas Idham, Rabu (3/7/2019). Jumlah SMP swasta ada 76 lembaga.

Massa Sekolah Swasta di Kota Surabaya Demo Kebijakan Pagu Tambahan PPDB Sistem Zonasi: Merugikan!

Menurut dia, bagi sekolah swasta, apapun kebijakan pemerintah tidak ada masalah. Sebab hanya mengatur mengenai pagu sekolah negeri.

"Masalahnya adalah tidak adanya kecukupan output atau lulusan SD ke SMP swasta. Sehingga pagunya tidak terpenuhi," jelas dia.

Sebab tidak bisa dihitung hanya pagu SMP negeri dan sisanya ke SMP swasta. Karena juga ada MTs negeri dan swasta.

PPDB SMA/SMK Sistem Zonasi, Dindik Jatim Sebut Pemerataan Guru dan Sarpras Jadi Evaluasi Utama

MTs Negeri dan swasta juga sering tak diperhitungkan. Bahkan siswa luar kota masih bisa masuk Kota Malang.

Ini berarti masih ada kebutuhan memenuhi pagunya.

Dikatakan, fakta di lapangan seperti itu dimana SMP swasta masih berjuang mendapatkan siswa untuk memenuhi pagu hingga kini.

Dindik Kota Surabaya Sebut Kebijakan Penambahan Pagu PPDB SMP Negeri Masih Berpedoman Permendikbud

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved