Miliki Narkoba 15 Kg, Lima Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Bui, Pengacara Tak Terima & Bikin Pleidoi

Miliki Narkoba 15 Kg, Lima Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Bui, Pengacara Tak Terima & Bikin Pleidoi.

Miliki Narkoba 15 Kg, Lima Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Bui, Pengacara Tak Terima & Bikin Pleidoi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Pesakitan, lima kurir sabu seberat 15 kilogram dituntut penjara selama 15 tahun saat jalani sidang di Ruang Garuda I, Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis, (4/7/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim menuntut lima kurir sabu seberat 15 kilogram dengan penjara selama 15 tahun.

Mereka terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Mereka diantaranya, Zaki Mubaraq (36), M. Rudi (43), Sobirin (43), M. Lukman (45), serta Rival Martha (24).

Bandar Sabu Ini Meregang Nyawa Ditembus 3 Peluru di Surabaya, Karena Acungkan Air Gun Pada Polisi

Pengamen Ini Ditanya Hakim Buat Apa Beli Sabu, Bikin Ngakak Pengunjung Sidang di PN Surabaya

Simpan 64 Paket Sabu Dalam Dompet Toko Emas, Pria di Pasuruan Pasrah Diciduk Polisi

Selain itu, jaksa Winarko juga menuntut mereka membayar denda Rp 1 miliar. Bila tidak sanggup maka terdakwa diharuskan menjalani pidana setahun kurungan.

"Pertimbangan yang memberatkan karena perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba," ujar jaksa Winarko saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis, (4/7/2019).

Pengacara terdakwa Sahid mengaku keberatan dengan tuntutan tersebut. Tuntutan jaksa itu dinilai tidak tepat karena untuk dua terdakwa Sobirin, Rival dan Lukman tidak memiliki sabu-sabu tersebut.

"Mereka hanya lihat ada transaksi. Mestinya Pasal 131 yang ancaman hukumannya setahun. Yang jelas kami kecewa. Nanti akan kami sampaikan dalam pleidoi kami," terang Sahid.

Kelima terdakwa sebelumnya ditangkap pada 25 September 2018 karena ketahuan kulakan sabu-sabu seberat tiga kilogram dari Malaysia untuk dijual di Surabaya.

Sabu-sabu sebanyak itu dibeli Rival dari koleganya bernama Ridwan di Malaysia. Rival dan Ridwan berkolega ketika masih bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Rival kemudian berangkat ke Malaysia untuk membeli sabu-sabu seharga Rp 250 juta per kilogramnya. Dia lalu membayar Rp 75 juta kepada Ridwan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved