Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Gus Nur Kembali Ditunda, Saksi Tak Bisa Hadir

Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik Sugi Nur Raharja alias Gus Nur kembali ditunda lantaran saksi tak bisa hadir di persidangan.

Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Gus Nur Kembali Ditunda, Saksi Tak Bisa Hadir
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menyalami JPU selepas sidang ditunda di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah dua minggu ditunda, kini terdakwa Sugi Nur Raharja alias Gus Nur kembali menjalani sidang atas kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya.

Namun sidang kasus pencemaran nama baik melalui video berjudul 'Generasi Muda NU Penjilat' itu kembali ditunda.

Majelis hakim Slamet Riyadi memutuskan untuk menundanya, lantaran sejumlah saksi dan ahli dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati) tak bisa hadir.

Saksi dari PWNU Jatim Debat dengan Kuasa Hukum Gus Nur, Sebut Konten Video Itu Tak Patut Bagi Ustaz

Salah satu JPU Novan Arianto mengatakan, pihaknya telah memanggil satu orang saksi dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim, dan tiga orang ahli.

Namun mereka mengkonfirmasi berhalangan hadir.

"Kami minta waktu satu minggu, yang mulia," kata Novan saat persidangan, Kamis (4/7/2019).

Disidangkan Hari Ini, Gus Nur Membenarkan Semua Keterangan Saksi, Sebut Cuman Saya Dituduh Wahabi

Menanggapi hal itu, kuasa hukum Gus Nur, Ahmad Khozinudin, malah meminta sidang kliennya ditunda dua pekan.

Namun ia meminta agar JPU bisa menghadirkan seluruh saksi, saat itu juga.

"Kami minta dua minggu saja, yang mulia, asal JPU bisa memastikan semua saksi hadir. Dari pada satu minggu, kami datang tapi tidak ada saksi lagi," ujar Ahmad, kepada hakim.

Ratusan Banser Kawal Sidang Pencemaran Nama Baik Gus Nur: Kawal Kiai & Ansor Jadi Saksi Sidang

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved