VIDEO VIRAL Pengeroyokan Anak Perempuan di Surabaya, Warga Sempat Dimintai Air Minum

VIDEO VIRAL Pengeroyokan Anak Perempuan di Surabaya, Warga Sempat Dimintai Air Minum.

VIDEO VIRAL Pengeroyokan Anak Perempuan di Surabaya, Warga Sempat Dimintai Air Minum
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
screen shoot video anak tendang temannya di surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah anak-anak perempuan yang terlibat pengeroyokan di kawasan perumahan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya Jawa Timur sempat meminta air minum.

Sebelumnya beberapa anak-anak terlibat pengeroyokan itu terekam video viral sedang memukul, menjambak dan menendang seorang anak perempuan lainnya.

Dua orang warga sekitar bernama Arif dan Ivo mengatakan beberapa anak-anak yang terlihat pada video viral sempat meminta air minum.

VIDEO VIRAL Pengeroyokan Anak Perempuan di Surabaya, Polisi Akan Periksa 9 Anak & Minta Visum Korban

VIDEO VIRAL Pengeroyokan Anak Perempuan di Surabaya Ditangani Polisi, Kejadiannya 27 Juni Lalu

VIDEO VIRAL Anak-anak Perempuan Keroyok Temannya di Surabaya, Ditendang & Dipukul Sambil Bersorak

Anak-anak perempuan berjumlah sekitar delapan orang itu diketahui berkumpul di depan sebuah rumah bernomer 205 di Jalan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya.

Mereka meminta minum kepada Arif dan Ivo yang sedang berjaga di rumah tersebut.

"Baru lihat tadi video itu langsung ingat, loh ini kan anak-anak yang kemarin. Sempat minta air minum mereka," kata Arif, penjaga rumah nomer 205 kepada TribunJatim.com, Kamis (4/7/2019).

Arif kurang mengingat hari kejadian tersebut, namun keberadaan anak-anak itu sekitar siang hari.

"Kalau tengkarnya saya tidak tahu, disini memang lama. Saya tau mereka di depan sini kumpul," kata Arif.

Ditambahkannya, Arif mengira anak-anak tersebut bercanda sebab mendengar mereka teriak dengan candaan.

"Saya kan di dalam, disini. Saya dengar di luar mereka seperti becanda, teriak-teriak saya kira becanda kan saya tidak tahu di luar pagar mereka sedang apa," kata Arif.

Hal tersebut juga dibenarkan Ivo, saat melihat keberadaan anak-anak tersebut namun tidak mengetahui perkara kejadian pengeroyokaan.

"Tidak kenal juga, tapi memang di depan sini agak lama. Kaget saya lihat video itu kan anak-anak yang di depan," kata Ivo.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved