Warga Kota Malang Ini Berbisnis Yamois, Sehari Raup Keuntungan Rp 15 Juta, Ini Produknya

Hanny warga Kota malang ini, adalah produsen frozen food saat ini. Produknya bermacam-macam. Ada delapan varian siomay. Siomay rasa Tengiri, Tuna,

Warga Kota Malang Ini Berbisnis Yamois, Sehari Raup Keuntungan Rp 15 Juta, Ini Produknya
cakacatering.com
Siomay Bandung 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Siapa kira, hanya berawal dari saling berbagi masakan siomay ke tetangga dan sanak keluarga, kemudian bisa menggeluti bisnis yang pendapatannya saat ramai bisa Rp 7 juta sampai Rp 15 juta per hari.

Itulah yang saat ini tengah dirasakan Hanny Anisa (47), warga Perum Oma View Atas GE / 20, Kedungkandang, Kota Malang.

Hanny warga Kota malang ini, adalah produsen frozen food saat ini. Produknya bermacam-macam. Ada delapan varian siomay. Siomay rasa Tengiri, Tuna, salmon, Cumi-cumi, Udang, Ayam, Ayam Pedas dan Ayam Jamur.

Selain itu juga ada ada produk Roti Maryam yang tersedia tiga varian, cokelat, pandan dan original.

Ada Tahun Tuna serta aneka hasil ikan laut seperti kerang, otak-otak bandenga dan bandeng tanpa duri. Produk-produk yang dihasilkan Hanny dari rumahnya ini diberi nama Yamois.

Diceritakan Hanny, Yamois adalah kalimat kebalikan dari Siomay yang memang produk utama dari pelaku UMKM ini. Kata Yamois dipilih ketika Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mencicipi siomay dan bertanya nama produknya.

“Saat itu, ditanya pak menteri nama produk saya apa. Saya jawab belum ada. Disarankan pak menteri, karena saya orang Malang, namanya dibalik saja karena khas Malangan. Jadilah Yamois,” kenang Hanny yang saat itu tengah mengikuti bazar produk UMKM di Kepanjen, Kabupaten Malang kepada Tribunjatim.com.

Profil-Biodata Angela Tanoesoedibjo, Putri Hary Tanoe yang Disebut-sebut Jadi Calon Menteri Jokowi

Bocoran Calon Menteri Perempuan di Kabinet Jokowi Jilid 2: Cari Usia 20-30, Pintar, dan Cantik

Tukang Bubur Bunuh Bocah SD di Bogor, Pelaku Serahkan Diri, Tak Kuat Merasa Dihantui

Produk siomay Hanny telah dikirik ke kota-kota besar di Pulau Jawa dan hampir di seluruh Pulau Bali. Di antaranya Bandung, Jakarta, Surakarta, Tabanan, Singaraja, dan Denpasar. Namun hingga mencapai titik seperti saat ini, Hanny telah melewati naik turunnya gelombang berusaha.

Awalnya Hanny membuat siomay yang dibagikan kepada tetangga dan sanak keluarganya pada 2009. Ketika itu, rumahnya di Sawojajar. Suaminya, adalah seorang pegawai di PDAM Kota Malang.

Saat dicicipi oleh tetangga dan sanak keluarga, ternyata mendapat respon yang baik. Mereka suka dengan siomay buatan Hanny.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved