Arief Poyuono Sebut yang Melahirkan Jokowi ke Tingkat Nasional Itu Gerindra Bukan Nasdem atau PKB

Pengakuan Arief Poyuono soal kedekatan Partai Gerindra dengan PDIP saat dahulu, sebut yang melahirkan Jokowi ke tingkat nasional adalah Gerindra

Arief Poyuono Sebut yang Melahirkan Jokowi ke Tingkat Nasional Itu Gerindra Bukan Nasdem atau PKB
Tayangan youtube Trans 7
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berdebat panas dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G Plate terkait keputusan koalisi Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNJATIM.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berdebat panas dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G Plate terkait keputusan koalisi Joko Widodo (Jokowi).

Perdebatan yang terjadi antara kedua pihak ini terlihat dalam program acara Mata Najwa di Trans 7 saat menjadi narasumber, pada Kamis (4/7/2019).

Mulanya Najwa Shihab bertanya soal mengapa Partai Gerindra masih mempelajari bagaimana nantinya pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo dan berbeda dengan PKS yang bersikap clear dan konsisten.

Debat Faldo Maldini & Tsamara Amany, DPP PSI: Oposisi Era Jokowi Kurang Berkualitas, Sekadar Nyinyir

5 Fakta Grace Natalie Ketum PSI yang Dikabarkan Jadi Calon Menteri Baru Jokowi, Cantik Berprestasi!

Menjawab pertanyaan yang dilontarkan Najwa Shihab, Arief Poyuono menyinggung kembali soal kedekatan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan saat dahulu. Sehingga kedekatan itu, melahirkan kontribusi partainya yang membawa Jokowi ke tingkat nasional.

"Kan sejarah berkata bahwa kami itu dulu berteman dengan PDI Perjuangan. Yang melahirkan Pak Jokowi ke tingkat nasional itu kami (Partai Gerindra), dan PDI Perjuangan, bukan Nasdem dan PKB. Ini fakta. Kami berdua adalah dua partai yang dimusuhi pada saat itu," ujar Arief Poyuono

Mendengar pernyataan Arief Poyuono, Johnny G Plate menanggapinya dengan mengingatkan keputusan tetap ada di Jokowi dan bersama dengan partai koalisinya.

Prabowo Bertemu Jokowi Juli Ini, Faldo Maldini: Seperti Drama yang Dibuat-buat Sehingga Muncul Hero

Kabinet Jokowi Jilid 2, Tiga Wanita dari Kalangan Milenial ini Berpotensi Jadi Menteri, Siapa Saja?

"Ada satu hal yang jelas yang diungkapkan Pak Jokowi di KPU RI pada saat penetapan. Bahwa untuk kabinet, Pak Jokowi terlebih dahulu akan berbicara dengan pimpinan partai koalisi, itu satu dan itu memang kami hormati domain karena hak prerogatif presiden," papar Johnny G Plate.

"Dan di sisi lain, kalau ngomong koalisi parlemen atau kabinet itu domainnya pimpinan partai politik, dan kami tentu sebagai yang menguasai mayorita parlemen saat ini, 349 kursi akan berkonsensus bersama-sama, tidak perlu dipengaruhi untuk mengadu domba, kami sudah sangat dewasa dan paham bagaimana mengelola kekuasaan," tambahnya kembali.

Kemudian, Arief Poyuono menyela pernyataan Johnny G Plate dan menjelaskan bahwa politik itu bersifat dinamis atau berubah.

TKN Tanggapi Relawan 02 Belum Terima Putusan MK: Kelemahan Prabowo Tak Tampil Sebagai Strong Leader

Maruf Amin Siap Lepas Sarung Setelah Dilantik Jadi Wapres: Jika Harus Pakai Celana Juga Bisa

"Lho kami enggak adu domba, politik itu enggak ada yang tetap, bisa saja berubah komposisinya," ungkap Arief Puyuono.

Mendengar pernyataan Arief Puyuono, Johnny G Plate justru mengejeknya.

"Nah itu harapan, itu namanya ngarep.com, boleh saja," kata Johnny G Plate.

Najwa Shihab tertawa setelah mendengar pernyataan Johnny G Plate dan menuai tepukan tangan dari penonton di studio.

"Kita tidak mengharap kok. Beginilah orang yang berpolitik tidak punya kesadaran yang sangat tinggi terhadap dedikasi kepada Yang Maha Kuasa, ya begini," pungkas Arief Puyuono.

Ustaz Yusuf Mansur Dikritik Netizen Rayakan Ultah Putranya: Susah Amat Beragama, Santai Aja Kalem

Ngaku Teruji di Berbagai Era Pemerintahan Bela Rakyat, PKS: Jadi Oposisi atau Koalisi, Tetap Kritis

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved