Bekas Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur Bakal Jadi Politeknik Milenia, Simak Perkembangannya!

Alumni Universitas Muhammadiyah Malang Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat amanah dari Pemprov Kaltim bekas tambang batu bara jadi pusat pendidikan.

Bekas Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur Bakal Jadi Politeknik Milenia, Simak Perkembangannya!
ISTIMEWA
Bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur rencananya akan dibuat Politeknik Milenia 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) regional Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat amanah dari Pemprov Kaltim bekas tambang batu bara menjad pusat pendidikan.

Nanti akan diberi nama Politeknik Milenia. Ada tiga lahan di tiga lokasi berbeda yang bisa dikembangkan.

Nur Alamsyah Syahid SPd MPH, salah satu penggagasnya menyatakan semua fasilitas sudah ada dan menunggu digerakkan alumni UMM.

UMM Jajaki Kerjasama Dengan Guangzhou University China Untuk Magang Doktor

Jika politeknik ini terealisasi, maka bisa menjadi peluang alumni UMM untuk bekerja. “Harapan kami IKA UMM bisa menghidupkan kembali wilayah tambang yang saat ini sudah ditinggalkan," kata Alam, Kamis (4/7/2019).

Jika bisa meramaikan kawasan itu, maka bisa jadi pioner untuk perusahaan besar yang akan beroperasi di wilayah tersebut.

Baik di bidang pendidikan, pertanian, peternakan, kesehatan dan lainnya. Karena mendapat dukungan dari Pemkab Kutai Kartanegara dan Pemprov Kaltim, hal itu membuat pengurus dan anggota bersemangat merealisasi politeknik.

Dimana tahap awal pembangunannya akan fokus pada keilmuan peternakan dan pertanian. Lokasi pertama ada di Desa Karang Tunggal Kecamatan Tenggarong Seberang. Di desa ini tersedia lahan dan bangunan 2 lantai seluas 1,8 hektar.

Sempurnakan Ekowisata Andeman di Sanankerto Kabupaten Malang, UMM Bangun PLT Berbasis Mikro Hidro

Rencana awalnya untuk lokasi Badan Diklat Pemkab Kutai Kartanegara. Karena itu model bangunannya seperti tempat perkuliahan.

Lokasi kedua di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang. Disini rencananya memiliki luas lahan empat hektar dan bisa dijadikan laboratorium mini, khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

Sebab kontur tanah di Kaltim sangat cocok untuk ditanami hasil pertanian maupun perkebunan. Sedang lokasi ketiga adalah lahan seluas 400 hektar bekas pertambangan batu bara.

Di lokasi ini rencana akan dibangun masjid di sekitarnya boarding school. Saat ini pada tahap mengurus administrasi lahan. Tiga titik lahan ini mengingatkan mirip dengan kampus UMM di Malang yang memiliki tiga kampus.

Sylvianita widyawati

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved