Jaksa Periksa 20 Saksi dalam Perkara Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Manggisan

Pasar Manggisan Kecamatan Tanggul tidak termasuk dalam tasyakuran 'Nganyari Pasar' oleh Pemkab Jember, Kamis (4/7/2019).

Jaksa Periksa 20 Saksi dalam Perkara Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Manggisan
sri wahyunik/surya
Petugas kejaksaan negeri jember menyegel pasar kemanggisan Tanggul Jember, Senin (24/6/2019) 

Saat dikonfirmasi tentang proses lelang proyek revitalisasi pasar itu, Faida meyakini Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Bagian Pembangunan Pemkab Jember sudah bekerja sesuai prosedur.

"Saya yakin ULP sudah melelang sesuai prosedur. Tidak ada setoran. Ngapain bupati dan wakil bupati cari-cari anggaran non bujeter," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember Herdian Rahadi mengatakan ada 20 orang saksi yang sudah dimintai keterangan dalam penyidikan dugaan penyimpangan revitalisasi Pasar Manggisan. Ke-20 orang saksi itu antara lain dari unsur PNS Pemkab Jember, juga rekanan proyek revitalisasi Pasar Manggisan.

"Saat ini kami masih evaluasi hasil pemeriksaan. Untuk saksi ada 20 orang yang sudah dimintai keterangan," kata Herdian kepada Surya, Kamis (4/7/2019).

Mengenal Gunung Piramid di Bondowoso yang Didaki Thoriq, Trek Pendakian Dijuluki Punggung Naga

Pencarian Thoriq Pendaki Hilang di Gunung Piramid Terus Dilakukan Relawan, Cari Tanda-tanda Korban

Pemuda 19 Tahun Nikahi Nenek 58 Tahun di Pati, Dikacaukan Ibu Mempelai Pria yang Tak Kasih Restu

Ketika ditanya kapan kemungkinan ada penetapan tersangka, Herdian meminta Surya menunggu.

Sebelumnya Herdian mengaku jaksa menemukan indikasi penyimpangan selama pemeriksaan dokumen dan saksi. Penyimpangan itu antara lain pekerjaan proyek yang dimenangkan oleh rekanan A namun dikerjakan oleh orang lain atau dalam bahasa proyek adalah peminjaman bendera. Juga ada janji pemberian fee atau komisi 8 persen dari si peminjam 'bendera' rekanan ke pemilik perusahaan.

Diduga carut marutnya proyek Pasar Manggisan itulah yang membuat proyek yang harusnya selesai Desember 2018 tidak kunjung selesai. Dan meskipun sudah diperpanjang sampai dua bulan sampai Februari 2019, proyek revitalisasi pasar yang berada di kecamatan sisi barat Kabupaten Jember itu tidak kelar juga.

Hingga akhirnya jaksa menyelidikinya, sampai menaikkan status ke penyidikan hingga melakukan penyegelan proyek revitalisasi pasar senilai Rp 7,8 miliar tersebut.

Walhasil ketika sembilan pasar lain sudah dilakukan selamatan dan tasyakuran, tidak demikian dengan Pasar Manggisan. Di sisi lain, ratusan pedagang Pasar Manggisan terpaksa juga masih berjualan di pasar penampungan.
(Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved