Warga Kabupaten Mojokerto Keluhkan Sistem Zonasi PPDB, Banyak Siswa Tak Masuk

Sebgian warga Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto mengeluhkan Pendaftaran Peserta Didik Baru PPDB) jalur zonasi di SMPN 2, Gedeg, Kabupaten Mojokerto

Warga Kabupaten Mojokerto Keluhkan Sistem Zonasi PPDB, Banyak Siswa Tak Masuk
Febrianto/Tribunjatim
Mulyadi Dan Guntur sedang menyampaikan keluhannya di depan guru jaga SMPN 2 Gedeg Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/7/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebgian warga Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto mengeluhkan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi di SMPN 2, Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat siang (5/7/2019).

Menurut para wali murid setempat, siswa yang diterima di SMPN 2 Gedeg adalah siswa yang berasal dari luar zonasi. Sedangkan jarak antara rumah mereka dengan sekolah SMPN 2 sangat dekat. Sehingga, tidak diterima oleh sekolah tersebut.

Salah satu calon wali murid SMPN 2, Guntur Dedi Santoso (42), mengungkapkan kekecewaannya karena anaknya, Marsha (10) tidak bisa masuk ke SMPN 2 Gedeg. Guntur hanya mengaku pasrah karena anaknya tidak diterima di sekolah tersebut.

"Kalau siswa yang diterima di SMPN 2 Gedeg diterima berdasarkan danem saya bisa terima. Tetapi, kalau siswa yang diterima di SMPN 2 Gedeg itu diterima berdasarkan zonasi saya tidak bisa terima. Karena jarak rumah saya dengan SMPN 2 cuma 2, 14 KM," kata Guntur, warga Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Jumat (5/7/2019).

Selain Guntur, salah satu warga Dusun Tumpak, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Mulyadi (58), mengaku kesal dengan pihak sekolah lantaran cucunya, Agitama (10), tidak diterima di SMPN 2 Gedeg. Tak tanggung tanggung, Mulyadi menyampaikan amarahnya di depan guru jaga SMPN 2 Gedeg dengan memukul meja.

Evaluasi Sistem PPDB, FPP Jatim Sebut Penerapan Zonasi Harus Perhatikan Soal Pemerataan Sekolah

Daftar Harga MPV Juli 2019, Lengkap Ada Mitsubishi Xpander, Avanza, Wuling Cortez, Cek di Sini!\

Kasus Video Viral Pengeroyokan Remaja Perempuan di Surabaya, Diduga Berawal dari Saling Ejek

" Jarak rumah cucu saya hanya 1,31 kilometer saja tidak diterima di SMPN 2 Gedeg. Di pengumuman juga tidak mencantumkan alamat dari siswa yang diterima," kata Mulyadi kepada Tribunjatim.com
, Jumat (5/7/2019).

Sayangnya, kedatangan calon wali murid tersebut hanya disambut seorang guru jaga perempuan. Kepala Sekolah SMPN 2 Gedeg tidak berada di kantornya karena sedang berada di Bandung sejak dua hari yang untuk mengikuti Bimbingan Teknologi. (Febriaanto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved