Atasi Macet di Kota Malang, Pemkot akan Lebarkan 30 Titik Jalan Persimpangan

Ada 30 titik jalan persimpangan yang akan dilebarkan di Kota Malang. Hal ini dilakukan Pemkot Malang untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi.

Atasi Macet di Kota Malang, Pemkot akan Lebarkan 30 Titik Jalan Persimpangan
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ILUSTRASI MACET - Kondisi arus lalu lintas dipenuhi mobil pribadi dan sepeda motor di Jalan Gajayana, Kota Malang, Selasa (5/2/2019). Libur Tahun Baru Imlek membuat sejumlah ruas jalan di Kota Malang padat kendaraan. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ada 30 titik jalan persimpangan yang akan dilebarkan di Kota Malang.

Hal ini dilakukan Pemkot Malang untuk mengatasi polemik kemacetan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Didik Setianto memaparkan, titik-titik persimpangan yang diprioritaskan adalah yang kerap terjadi kemacetan atau kepadatan volume kendaraan.

Persimpangan di kawasan Sulfat, Muharto-Polehan, kawasan Soekarno-Hatta, perempatan Tunggulwulung, menjadi salah satu kawasan yang akan dilebarkan.

Cerita Haki CJH Malang Usia 92 Tahun, Giat Nabung Uangnya di Atas Plafon Rumah Demi ke Tanah Suci

Sylvano Comvalius Ungkap Faktor Peningkatan Permainannya, Fokus Latihan hingga Motivasi Aremania

Didik Setianto mengatakan, tahun ini akan diajukan proses lelang pengadaan studi di 30 simpang Kota Malang.

Lelang ini akan memberikan kajian mendalam tentang simpang-simpang tersebut.

Didik Setianto menjelaskan, akan dipelajari terlebih dahulu lahan atau tanah yang terdampak, lalu disesuaikan dengan konsep tata ruang dan harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) .

“Pengadaan studi simpang ini adalah tahap pertama yang akan kami lakukan untuk pelebaran simpang-simpang di 30 titik ini. Selanjutnya, eksekusi di tahun berikutnya,” papar Didik Setianto.

Urban Farming ala PKK Kota Malang, Upaya Wujudkan Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi

Tanggapan Ikhfanul Alam setelah Dihadiahi Kartu Merah Saat Debut Perdana Bersama Arema FC di Liga 1

Ditambahkannya, pihaknya menargetkan pelaksanaan dari tahap pertama hingga eksekusi pengerjaan proyek akan diselesaikan pada Tahun 2020.

Meski begitu, target ini juga bergantung pada hal lain, yakni kondisi keuangan daerah.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved