Diskusi dengan Millennial Surabaya, Eri Cahyadi Ingin Setiap Kampung Punya Produk Unggulan

Komunitas Millennial Peduli Indonesia (KOMPI) Surabaya kembali menggelar diskusi dengan mengundang kalangan pemuda millennial Kota Pahlawan.

Diskusi dengan Millennial Surabaya, Eri Cahyadi Ingin Setiap Kampung Punya Produk Unggulan
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi sedang memberikan paparan dengan tema "Menuju Surabaya Modern" yang digelar oleh KOMPI Surabaya, Jumat (5/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komunitas Millennial Peduli Indonesia (KOMPI) Surabaya kembali menggelar diskusi dengan mengundang kalangan pemuda millennial Kota Pahlawan, Jumat (5/7/2019).

Kali ini dengan mengangkat tema "Menuju Surabaya Modern: Apa dan Bagaimana?" para audience diajak untuk berdiskusi di kawasan Jarak, Kecamatan Sawahan, Surabaya, dengan narasumber Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi dan juga praktisi pakar statistik Kresnayana Yahya.

Dalam kesempatan itu, Eri Cahyadi menyampaikan gagasannya tenyang Kota Surabaya ke depan.

Pria lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini menyampaikan, di era Revolusi Industri 4.0 sudah saatnya Kota Surabaya menjadi smart city atau kota yang cerdas.

Sambut CJH Embarkasi Surabaya, Bandara Juanda Siapkan Toilet Portable hingga Penambahan Pemadam Api

Cetak Hat-trick Lawan Persib, Striker Persebaya Amido Balde Masuk Daftar Top Skor Liga 1 2019

Tidak hanya fokus menggunakan teknologi, namun juga mewujudkan masyarakat perkotaan yang berwawasan lingkungan dan cerdas dalam mengelola serta memelihara kampungnya.

"Ke depan semua kampung harus mengeluarkan produk. Semua kampung harus memiliki produk unggulannya supaya bisa menjadi kampung unggulan," kata Eri Cahyadi.

Misalnya saja Dolly, yang kini sudah berubah wajah menjadi kampung yang sarat UKM.

Kampung yang dulu terkenal negatif kini bisa dikenal dengan banyak produk unggulan, mulai batik, sepatu, tempe dan banyak lagi.

Menurutnya, dalam membangun kampung, satu di antara kunci utamanya adalah dengan bersinergi.

Wali Kota Surabaya Risma Mulai Terima Kunjungan di Balai Kota Pasca Keluar dari RSUD Dr Soetomo

Hasil Akhir Persebaya Vs Persib, Amido Balde Hat-trick, Bajul Ijo Bungkam Maung Bandung 4-0

Selama bekerja membangun Surabaya, ia yang juga mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya ini juga tak jarang melibatkan lintas sektor untuk berkolaborasi dan bersinergi.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved