Ditunjuk Pimpin PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono: Memang Selama Ini PAC Mensuport Whisnu Sakti

Adi Sutarwijono mengaku cukup kaget saat ditunjuk oleh DPP PDIP sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Ditunjuk Pimpin PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono: Memang Selama Ini PAC Mensuport Whisnu Sakti
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Minggu (7/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Adi Sutarwijono mengaku cukup kaget saat ditunjuk oleh DPP PDIP sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Namun apapun tugas dari DPP PDIP, Adi Sutarwijono mengatakan dirinya siap untuk menjalankannya.

"Saya, Pak Baktiono dan Pak Sasmita mendapat penugasan dari Dewan Pimpinan Pusat yang tadi dibacakan oleh Bu Ribka Tjiptaning (Ketua DPP PDIP)," ucap Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono saat ditemui disela-sela Konfercab Serentak di Empire Palace, Jalan Embong Malang, Surabaya, Minggu (7/7/2019).

Peluang Whisnu Sakti Buana Jadi Figur Kuat di Pilwali Surabaya 2020, PDIP : Tunggu Hasil Survei

Awi menjelaskan penugasan tersebut dibacakan dalam surat khusus yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristianto.

Anggota DPRD Kota Surabaya ini juga memberikan komentarnya saat PAC-PAC di Kota Surabaya sempat memprotes atas keputusan DPP tersebut.

"Memang PAC selama ini memberikan support kepada mas Whisnu Sakti Buana (Ketua DPC PDIP Kota Surabaya sebelumnya), tapi saya tidak tahu yang terjadi didalam (forum Konfercab). Aku sih tidak berhubungan dengan itu," lanjutnya.

Tunjuk Adi Sutarwijono Pimpin PDIP Kota Surabaya, Ketua DPP: Semua Dewasa dalam Berdemokrasi

Awi mengatakan dalam penunjukkan Ketua DPC, setiap tingkatan kepengurusan memang mempunyai hak untuk mengusulkan nama, mulai dari PAC (kecamatan), DPC (kabupaten/kota), DPD (provinsi) hingga DPP (pusat).

Namun keputusan akhir tetap ada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Semestinya tahap berikutnya adalah pembentukan pengurusan yang diikuti oleh Ketua sekretaris Bendahara dan formatur sesuai dengan PP 28 Tahun 2019. Tapi saya belum tahu karena sampai detik ini belum diberitahu," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved