Gara-Gara Bakar Kayu dan Sampah, Rumah Nenek di Kota Blitar Ini Nyaris Ludes Terbakar, Simak!

Gara-gara bakar kayu, rumah Muntilah (60), di RT 02 RW 02 Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Gara-Gara Bakar Kayu dan Sampah, Rumah Nenek di Kota Blitar Ini Nyaris Ludes Terbakar, Simak!
SURYA.CO.ID/SAMSUL HADI
Petugas pemadam membersihkan bekas kayu dan sampah yang dibakar di rumah Muntilah, di Kelurahan Pakunden, Kota Blitar, Minggu (7/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Gara-gara bakar kayu, rumah Muntilah (60), di RT 02 RW 02 Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, nyaris ludes terbakar, Minggu (7/7/2019).

Api dari bekas membakar kayu merambat membakar bagian dapur rumah Muntilah.

Awalnya, perempuan berstatus janda itu membakar kayu dan sampah di belakang rumahnya. Posisi kayu dan sampah yang dibakar persis di belakang bangunan dapur. Setelah membakar kayu dan sampah, dia meninggalkan lokasi.

Wanita Pemilik Akun Facebook Aida Konveksi Kembali Diperiksa di Polres Blitar Kota, Ia Berkata ini

Muntilah tidak tahu kalau api yang membakar kayu dan sampah membesar dan merambat ke bangunan dapurnya.

Kebetulan ada warga yang mengetahui peristiwa itu. Warga segera memadamkan api yang membakar sebagian bangunan dapur rumah Muntilah dengan peralatan seadanya.

Warga juga melaporkan peristiwa itu ke petugas pemadam kebakaran. Petugas pemadam segera mendatangi lokasi.

Emak-emak di Blitar Nyolong Handphone saat Urus KTP, Aksinya Ketahuan saat Ditelpon Korban

Tetapi, mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran. Karena lokasi kebakaran berada di permukiman padat penduduk dan akses jalan menuju ke lokasi sempit.

"Mobil pemadam tidak bisa masuk, kami harus menyambung menggunakan selang air untuk menjangkau titik kebakaran," kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Tri Nanang Karyawan.

Nanang mengatakan meski medannya sulit, petugas bisa secara cepat memadamkan api. Dalam waktu sekitar 30 menit, api sudah bisa dipadamkan. Petugas juga membuka sebagian genteng atap rumah untuk mengantisipasi agar api tidak merambat ke bagian depan.

"Kami juga dibantu warga dalam memadamkan api. Warga membawa air memakai timba untuk memadamkan api," ujarnya.

Menurutnya, lokasi kebakaran merupakan kawasan padat permukiman penduduk. Posisi bangunan rumah di lokasi saling berhimpitan. Kalau tidak cepat dipadamkan, api bisa merambat ke bangunan rumah warga lainnya.

"Lokasinya kawasan padat permukiman penduduk. Rumahnya saling berhimpitan. Kami sempat khawatir api menjalar ke bangunan rumah lainnya. Tapi, api bisa cepat dipadamkan," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved