Pasca Kasus Mutilasi, Petugas Gembok 79 Pintu di Pasar Besar Malang Tiap Sore, 4 Orang Jaga Pasar

Pasca Kasus Mutilasi, Petugas Gembok 79 Pintu di Pasar Besar Malang Tiap Sore, 4 Orang Jaga Pasar.

Pasca Kasus Mutilasi, Petugas Gembok 79 Pintu di Pasar Besar Malang Tiap Sore, 4 Orang Jaga Pasar
SURYA/RIFKY EDGAR
Petugas Wastib saat menutup dan mengunci pintu yang ada di Pasar Besar Kota Malang. Kini pengamanan di Pasar Besar mulai diperketat pasca kasus mutilasi yang terjadi pada Mei lalu, Minggu (7/7 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pengamanan di Pasar Besar Malang, Jawa Timur, kini mulai diperketat pasca kasus mayat korban mutilasi yang terjadi pada bulan Mei lalu.

Hal itu dijelaskan oleh Andoko anggota Wastib Pasar Besar Malang saat ditemui TribunJatim.com, pada Minggu (7/7).

Menurutnya, mulai pukul 17:00 WIB, semua pintu yang ada di Pasar Besar Malang ditutup dan digembok.

Kisah Cewek Malang Diminta Jadi Perias di Pernikahan Mantan Pacar, sebelum Ditinggal Nikah Ada Drama

Sambut Pilkada Serentak 2020, KPU Kabupaten Malang Usulkan Anggaran Rp 90 Miliar

BNN Kabupaten Malang Asesmen Seorang Penyalahgunaan Narkotika, Tujuannya ini

"Total ada 79 pintu yang ada di Pasar Besar. Dan semuanya itu digembok oleh empat petugas yang berjaga pada shift itu," terangnya.

Setiap Wastib yang bejaga dan bertugas di Pasar Besar dibagi menjagi dua shift masing-masing 12 jam pada siang dan malam.

Mereka diharuskan untuk berkeliling sembari melihat kondisi yang ada di setiap sudut pasar.

"Dari empat orang itu bergantian berkeliling pasar. Kami hanya bermodalkan senter saja," ucapnya.

Pasca kebakaran yang melanda Pasar Besar beberapa tahun lalu, di tiap malam kondisi penerangan yang ada di dalam Pasar Besar juga dimatikan.

Hal itu untuk menghindari korsleting listrik yang terjadi dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"80 persen lampu penerangan kami matikan, karena ada di beberapa titik yang kami nyalakan. Seperti yang di beberapa sudut di depan pasar," ujarnya.

Lebih lanjut lagi, kata Andoko pengamanan memang diperketat pasca kasus mayat korban mutilasi sesuai anjuran dari Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved