Pasca Laga Madura United, Oknum Ofisial PSM Makassar Dibawa ke Polisi, Todongkan Senpi ke Suporter

Pasca Laga Madura United, Oknum Ofisial PSM Makassar Dibawa ke Polisi, Todongkan Senpi ke Suporter.

Pasca Laga Madura United, Oknum Ofisial PSM Makassar Dibawa ke Polisi, Todongkan Senpi ke Suporter
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Foto wajah salah satu oknum yang kedapatan membawa senjata api kedalam lapangan, Minggu (7/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Pasca berakhirnya pertandingan lanjutan leg kedua antara Madura United vs PSM Makassar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, terjadi insiden buruk.

Pasalnya salah satu oknum, yang diduga dari ofisial PSM Makassar itu kedapatan membawa senjata api kedalam lapangan.

Awal mula kronologi oknum tersebut diketahui membawa senjata api, ketika dirinya hendak ingin mengangkat senjata api tersebut dari saku celananya yang akan diangkat dan ditodongkan ke suporter Madura United saat laga berakhir.

Madura United vs PSM, Kalah Agregat Gol, Laskar Sape Kerrab Gagal Lolos ke Final Piala Indonesia

Madura United vs PSM, Greg Nwokolo Bawa Laskar Sape Kerrab Unggul 2-0 hingga Menit 60 Babak Kedua

Madura United vs PSM, Aleksandar Rakic Cetak Gol Lewat Penalti, Bawa Klub Unggul 1-0 hingga Menit 34

Karena pada saat itu, dari suporter Madura United sempat melempar botol ke Official PSM Makassar yang duduk di bangku pemain.

Security Officer Madura United Sapto Wahyono mengatakan, terkait kejadian tersebut menurutnya sesuai dengan regulasi PSSI, sudah melanggar aturan.

"Sekarang oknum tersebut diproses di Provos Pamekasan. Jadi kami tidak bisa menyebut nama. Cuma oknum tersebut memakai Id Card PSM Makassar," kata Sapto Wahyono saat konferensi pers, Minggu (7/7/2019).

Atas insiden tersebut, Sapto Wahyono mengingatkan, bahwa membawa senjata api ke dalam lapangan dan ruang publik sudah melanggar regulasi PSSI.

"Langkah apa yang akan di ambil serta proses apa yang akan dberikan nanti beegantung dari pihak Polres Pamekasan," ungkapnya.

"Saya yakin dari Polres Pamekasan akan memproses itu sesuai hukum," tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan, oknum tersebut masih di proses di Polres Pamekasan.

Reporter TribunMadura.com (grup TribunJatim.com) berusaha mengkonfirmasi terkait insiden tersebut.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved