Besok KPU Jatim Bersama Tiga Provinsi Lainnya Mulai Menghadapi Sidang Gugatan Pileg

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur rencananya akan mulai menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)

Besok KPU Jatim Bersama Tiga Provinsi Lainnya Mulai Menghadapi Sidang Gugatan Pileg
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Jajaran Komisioner KPU Jatim akan mendampingi KPU RI untuk melantik komisioner KPU di 36 kabupaten/kota se-Jawa Timur, Kamis (13/6/2019) di Surabaya. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur rencananya akan mulai menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan legislatif tahun 2019 Selasa (9/7/2019) di Mahkamah Konstitusi.

Jawa Timur menjadi satu di antara provinsi yang akan melaksanakan sidang pendahuluan ini.

"Untuk sidang, akan menggunakan pendekatan provinsi, bukan partai. Rencananya, Jatim bersama Jawa Barat, Papua, dan Aceh di hari yang sama," kata Komisioner KPU Jatim, M Arbayanto ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (8/7/2019).

Arba menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menghadapi hari esok. Bagi KPU, menghadapi gugatan PHPU menjadi tahapan penting dan krusial.

"Sebab, ini menjadi momentum membuktikan kepada publik bahwa proses penyelenggaraan tahapan Pemilu itu sudah dilaksanakan secara benar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya kepada Tribunjatim.com.

"Selain itu, melalui momentum ini KPU juga memiliki kesempatan untuk menjelaskan kepada publik bahwa proses Pemilu tidak ada kecurangan," kata Komisioner yang membawahi Divisi Hukum ini.

Pihaknya menjelaskan bahwa pemilu saat ini berdimensi administratif yang sangat ketat.

"Sehingga, apabila terjadi kesalahan, bisa saja dilakukan oleh banyak pihak, baik peserta termasuk penyelenggara di tingkat bawah," katanya kepada Tribunjatim.com.

Misalnya, kesalahan administrasi yang mengakibatkan kerugian bagi peserta. Hal ini berpotensi dilakukan oleh sesama peserta hingga penyelenggara mulai tingkat paling bawah.

"Di antaranya, kesalahan yang dilakukan secara sengaja oleh penyelenggara akibat tergoda dengan iming-iming materi. Sehingga, melakukan manipulasi baik dari sisi prosedur maupun hasil," kata Arba.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved