Cerita SMP Swasta di Surabaya Hanya Dapat 2 Murid Baru, Penambahan Pagu Akibat Demo Ortu Disoroti

Guru IPS SMP Gatra Surabaya, Vina mendapat tugas piket dari sekolah menjaga loket PPDB. Namun hingga tidak ada calon siswa baru yang mendaftar

Cerita SMP Swasta di Surabaya Hanya Dapat 2 Murid Baru, Penambahan Pagu Akibat Demo Ortu Disoroti
SURYA/NURAINI FAIQ
Kepala SMP Gatra Surabaya saat mengecek kondisi kelas yang tahun ajaran ini hanya dapat 2 siswa. 

Tentu akan berdampak terhadap penghasilan para guru. Apalagi mereka punya keluarga.

Hampir seluruh operasional dan pengeluaran sekolah sangat bergantung pada SPP siswa.

Kalau satu sekolah hanya mendapat siswa minimalis tentu akan berdampak serius terhadap kelangsungan hidup sekolah.

Keberlangsungan pendidikan dan layanan pendidikan akan dipertaruhkan dengan SPP per bulan Rp 75.000. 

"Tidak tahu harus Bagiamana. Pemkot dan Dinas Pendidikan sebaiknya memperhatikan nasib para i guru begini," ucap Safiq. 

(Tanggapan Orangtua dan Siswa SMP Swasta Soal Sekolah dengan Minim Murid Imbas Sistem PPDB 2019)

Dirinya sudah telanjur memutuskan untuk mengabdikan ilmunya di dunia pendidikan.

Safiq pun melakukan yang bisa dia lakukan. Dia harus mengajar di sejumlah sekolah lain untuk mendapatkan honor layak.

Sama dengan SMP swasta yang lain, honor para guru itu berlaku tarif Rp 20.000 per jam.

Dalam seminggu ada yang mendapat 4 jam ada yang lebih. Itulah gaji yang mereka terima sebulan. 

Halaman
1234
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved